alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Buron Pencuri TV-Ponsel asal Ngabar Kraton Diringkus

WONOREJO, Radar Bromo-Berakhir sudah pelarian M Effendi alias Pepeng, 30, dari kejaran polisi. Buronan pencuri ponsel itu tak berkutik ketika diringkus petugas Polsek Wonorejo. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatan kriminal yang 11 bulan silam.

Polisi menangkap Pepeng, Jumat (17/7) sekitar pukul 09.45. Ia sama sekali tak bisa menghindari kepungan petugas saat berada di sebuah bengkel di Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Lokasi tersebut tidak jauh dari rumah Pepeng.

“Dia terlibat dalam pencurian dengan pemberatan di Desa Pakijangan, September 2019 lalu. Jadi, pelaku selama ini masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) kami,” ungkap Kapolsek Wonorejo AKP Made Jayantara.

Dalam aksinya, Pepeng mencuri sebuah televisi, dua unit ponsel, dan uang Rp 450 ribu. Aksi kriminal itu tak hanya dilakukan seorang diri. Melainkan bersama Abdul Bisri yang sudah tertangkap lebih dulu dan kini tengah menjalani hukuman.

“Selama ini kami belum bisa menangkap pelaku karena memang masih dalam penyelidikan. Makanya, kemarin setelah kami dapatkan informasi soal keberadaan pelaku langsung kami lakukan penangkapan,” beber Kapolsek.

Kedua pelaku dalam kasus itu kemudian menjual barang-barang curian kepada seseorang. Uang hasil penjualan senilai Rp 1 juta. Pelaku Bisri hanya mendapatkan Rp 150 ribu, sisanya dibawa oleh Pepeng.

“Saat ini kami masih lakukan pengembangan untuk mengusut pihak yang membeli barang curian,” tandas Made. (tom/mie)

WONOREJO, Radar Bromo-Berakhir sudah pelarian M Effendi alias Pepeng, 30, dari kejaran polisi. Buronan pencuri ponsel itu tak berkutik ketika diringkus petugas Polsek Wonorejo. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatan kriminal yang 11 bulan silam.

Polisi menangkap Pepeng, Jumat (17/7) sekitar pukul 09.45. Ia sama sekali tak bisa menghindari kepungan petugas saat berada di sebuah bengkel di Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Lokasi tersebut tidak jauh dari rumah Pepeng.

“Dia terlibat dalam pencurian dengan pemberatan di Desa Pakijangan, September 2019 lalu. Jadi, pelaku selama ini masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) kami,” ungkap Kapolsek Wonorejo AKP Made Jayantara.

Dalam aksinya, Pepeng mencuri sebuah televisi, dua unit ponsel, dan uang Rp 450 ribu. Aksi kriminal itu tak hanya dilakukan seorang diri. Melainkan bersama Abdul Bisri yang sudah tertangkap lebih dulu dan kini tengah menjalani hukuman.

“Selama ini kami belum bisa menangkap pelaku karena memang masih dalam penyelidikan. Makanya, kemarin setelah kami dapatkan informasi soal keberadaan pelaku langsung kami lakukan penangkapan,” beber Kapolsek.

Kedua pelaku dalam kasus itu kemudian menjual barang-barang curian kepada seseorang. Uang hasil penjualan senilai Rp 1 juta. Pelaku Bisri hanya mendapatkan Rp 150 ribu, sisanya dibawa oleh Pepeng.

“Saat ini kami masih lakukan pengembangan untuk mengusut pihak yang membeli barang curian,” tandas Made. (tom/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/