alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Serangan Senja, Kurir SS asal Winongan Lor Dibekuk

BANGIL, Radar Bromo – Suburi, 33, warga Desa Winongan Lor, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, dikenal licin. Ia sempat beberapa kali lolos dari petugas yang hendak menyergapnya.

Namun upayanya untuk sembunyi, akhirnya terhenti. Lelaki yang dikenal sebagai kurir sabu-sabu tersebut, ditangkap saat pulang ke rumahnya, 13 Februari 2021.

Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Domingos Ximenes menyampaikan, tersangka ditangkap sekitar pukul 18.00. Penangkapan itu saat pelaku berada di rumahnya.”Kami melakukan serangan senja karena siang dan malam kami sanggong, tersangka tidak berada di rumahnya,” bebernya.

Saat senja itulah, petugas mendapati tersangka baru pulang ke rumahnya. Hal itu menjadi kesempatan untuk melakukan penyergapan. Begitu disergap, tersangka tak berkutik.

Sejumlah barang bukti berhasil ditemukan. Selain sabu-sabu seberat 9,21 gram, petugas juga mengamankan tas hitam, handphone, serta botol bedak. “Kami menemukan sabu-sabu tersebut telah dikemas dengan 36 kantong plastik,” sampainya.

Bersama barang bukti yang ditemukan itulah, tersangka digelandang ke Mapolres Pasuruan. Atas perbuatannya itulah, tersangka dijerat pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya, 10 tahun penjara. (one/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Suburi, 33, warga Desa Winongan Lor, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, dikenal licin. Ia sempat beberapa kali lolos dari petugas yang hendak menyergapnya.

Namun upayanya untuk sembunyi, akhirnya terhenti. Lelaki yang dikenal sebagai kurir sabu-sabu tersebut, ditangkap saat pulang ke rumahnya, 13 Februari 2021.

Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Domingos Ximenes menyampaikan, tersangka ditangkap sekitar pukul 18.00. Penangkapan itu saat pelaku berada di rumahnya.”Kami melakukan serangan senja karena siang dan malam kami sanggong, tersangka tidak berada di rumahnya,” bebernya.

Saat senja itulah, petugas mendapati tersangka baru pulang ke rumahnya. Hal itu menjadi kesempatan untuk melakukan penyergapan. Begitu disergap, tersangka tak berkutik.

Sejumlah barang bukti berhasil ditemukan. Selain sabu-sabu seberat 9,21 gram, petugas juga mengamankan tas hitam, handphone, serta botol bedak. “Kami menemukan sabu-sabu tersebut telah dikemas dengan 36 kantong plastik,” sampainya.

Bersama barang bukti yang ditemukan itulah, tersangka digelandang ke Mapolres Pasuruan. Atas perbuatannya itulah, tersangka dijerat pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya, 10 tahun penjara. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/