alexametrics
24.3 C
Probolinggo
Sunday, 6 December 2020

Jual Pil Koplo ke Petugas, Pemuda Betiting Sukorejo Ditangkap

BANGIL – Masa muda Saiful, 25, warga Dusun Suco, Desa Betiting, Kecamatan Sukorejo, harus dilewati dari balik jeruji besi. Itu, setelah ia tepergok tangan menjual pil koplo.

Parahnya, pil terlarang itu dijual pelaku kepada polisi yang tengah menyamar. Alhasil, dengan mudah petugas pun langsung memborgolnya. Tersangka ditangkap anggota Satreskoba Polres Pasuruan, Senin (11/2). Ia ditangkap di depan sebuah warung yang ada di kampungnya.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi yang didapatkan petugas. Petugas dapat informasi bahwa tersangka sering mengedarkan sabu-sabu.

“Kami kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari kebenaran atas informasi tersebut,” jelas Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono.

Penyelidikan itu dilakukan dengan cara penyamaran. Layaknya orang kecanduan pil, petugas menghubungi tersangka untuk menyediakan barang.

Rupanya, tersangka tak menaruh curiga. Tersangka pun menyanggupinya, untuk menyerahkan barang di depan warung yang ada di kampungnya.

“Tanpa menaruh curiga, tersangka kemudian menyerahkan barang tersebut,” sampainya.

Tersangka menyerahkan pil berlogo Y itu sekitar pukul 22.30. Begitu menyerahkan barang, petugas langsung menangkapnya. Selanjutnya, tersangka digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk disidik.

Sebanyak 100 butir tablet putih berlogo Y diamankan petugas. Selain itu, uang tunai Rp 200 ribu juga disita. “Kami juga mengamankan dua buah handphone dan sebungkus rokok yang digunakan untuk tempat menyembunyikan pil tersebut,” tandas dia.

Dari pengakuan tersangka, ia sudah beberapa bulan terakhir menjadi pengedar pil koplo. Alasannya, karena tak punya pekerjaan tetap.

Kini, karena perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 197 subsider pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancamannya, 10 tahun penjara. (one/hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Giliran Temukan Pintu Besi Bermotif Bunga di Goa Jepang

Temuan penting kembali didapati tim ekskavasi di Goa Jepang di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

BERITA TERBARU

Stok Garam di Kab Pasuruan Masih Tersisa 2.200 Ton

Sampai awal Desember ini, stok garam hasil produksi petambak garam di Kabupaten Pasuuran belum seluruhnya terserap pasar.

Hewan Ternak Rentan Sakit Ini saat Musim Hujan

Musim hujan yang mengguyur Kabupaten Probolinggo sejak beberapa waktu lalu berpengaruh terhadap kesehatan hewan ternak.

Tekan Covid-19; Disiplin 3M Sama Pentingnya dengan Vaksin

Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan masih menjadi keharusan, meskipun program vaksinasi nantinya telah dijalankan.

Terdampak Pandemi, Pilot pun Nyambi Bisnis Online Shop

pilot maskapai penerbangan nasional ini mengaku, pendapatannya berkurang 30 persen sejak pandemi.

Musim Hujan, Saatnya Mulai Waspadai Demam Berdarah Dengue

Dinkes Kabupaten Probolinggo mengimbau agar masyarakat tak abai terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).