alexametrics
28C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Mau Bondet Istri, Salah Sasaran Kena Tetangga, Warga Kejayan Tewas

KEJAYAN, Radar Bromo – Sebuah ledakan bondet membuat suasana geger di Desa Kedung Pengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Minggu (15/11) malam itu, seorang pria tewas akibat dilempar bondet.

Korbannya adalah Musleh, 45, warga setempat. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani itu langsung tersungkur setelah kena ledakan bondet di pantatnya.

Pelemparan bondet itu terjadi sekitar pukul 20.30. Pelaku pelemparan bondet diketahui dua orang dan masih memiliki ikatan darah. Keduanya, Yakni Sh, 40, dan Rj, 18, yang merupakan bapak dan anak.

BEKAS KENA BONDET: Kondisi bagian dalam rumah yang alami kerusakan usai kena bondet. (Polsek Kejayan for Jawa Pos Radar Bromo)

Mirisnya, diduga sasaran pelaku sebenarnya Munawaroh, 32. Bukan Musleh. Perempuan itu tidak lain istri Sh, sekaligus ibu Rj. Sebelum insiden itu terjadi, Munawaroh tengah duduk di beranda rumahnya. Tiba-tiba, suami dan anaknya datang ke rumah itu. Dia pun bergegas lari, karena melihat suami dan anaknya datang dengan wajah marah.

Keputusan Munawaroh untuk lari pun tak salah. Sebab ternyata, suami dan anaknya itu hendak menyerangnya. Dari arah belakang, Munawaroh dilempar bondet. Dentuman suara bondet meledak pun langsung terdengar di tempat itu.

Beruntung, lemparan itu tak mengenai tubuh Munawaroh. Bondet itu melesat ke arah rumahnya. Dinding rumah pun retak, kaca jendelanya pecah. Bahkan lemari pakaian yang ada di dalam rumah juga terkena ledakan bondet. Kacanya ikut pecah.

TKP: Petugas menunjukkan tempat korban bersimbah darah usai kena bondet. (Polsek Kejayan for Jawa Pos Radar Bromo)

Begitu dentuman bondet terdengar, warga setempat langsung geger. Sebab, tidak hanya sekali terdengar suara ledakan. Namun, sampai lima kali. “Ada suara ledakan bondet sampai lima kali,” kata Rosidi, warga setempat.

Di sisi lain, Munawaroh lari ke arah selatan untuk menghindari lemparan bondet dari suaminya. Suaminya, Sh pun tidak menyerah. Dia terus mengejar Munawaroh.

Pengejaran Sh ke arah selatan, tak berhasil. Sh akhirnya sampai di rumah paman istrinya, Iksan, 50. Di sana, ia melihat Musleh, 45. Belum diketahui alasannya, Sh langsung melemparkan bondet ke arah Musleh. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani itu pun tersungkur setelah ledakan bondet mengenai pantatnya.

Kapolsek Kejayan AKP Sugeng Prayitno mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Petugas menurutnya sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

Korban yang terluka parah juga dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan pertolongan medis, Minggu malam itu. Sayang, nyawanya akhirnya tak tertolong. Senin (16/11), korban meninggal dalam perawatan. “Tadi pagi (Senin, red) kami dapat kabar, korban meninggal. Lukanya memang cukup parah,” terang AKP Sugeng.

Namun, Sugeng menyebut, korban yang terluka bukan sasaran pelaku yang sebenarnya. Pelaku diduga mengincar Iksan, paman dari istrinya.

Menurut Sugeng, selama ini pelaku kerap cekcok dengan istrinya. Sempat pisah berbulan-bulan, suami Munawaroh lantas pulang sekitar 28 hari lalu. Dia lantas menuduh Munawaroh serong.

Selama cekcok dengan istrinya itu menurut AKP Sugeng, Iksan kerap membela istrinya. Karena sering membela istrinya, diduga pelaku menyimpan dendam kepada Iksan. Karena itu, dia pun mengincar Iksan dengan membondet rumahnya. “Jadi korban ini salah sasaran. Korban sebenarnya bukan yang dituju. Mungkin karena ciri-cirinya mirip,” ungkap Sugeng.

Polisi juga mengamankan sebuah bondet yang ditemukan di lokasi kejadian, yaitu di sekitar rumah Iksan dan rumah Munawaroh. Sementara sisanya hanya serpihan.

“Ada enam bondet, lima meledak. Satu tidak meledak dan sudah kami amankan. Yang satu mengenai korban, empat kena rumah,” jelas Sugeng.

Sejauh ini, polisi masih memburu kedua pelaku yang terlibat dalam pelemparan bondet itu. Sebab setelah kejadian, mereka melarikan diri. “Sekarang masih dalam lidik,” kata Sugeng.

Kanit Reskrim Polsek Kejayan Aipda Agung Darmawan menambahkan, pelemparan bondet itu diduga karena motif asmara. Pelaku terbakar cemburu, hingga tega menyerang istrinya.

“Memang dari keterangan keluarga dan saksi-saksi seperti itu. Sering ada kekerasan juga dalam rumah tangga mereka,” kata Agung. (tom/hn/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU