alexametrics
28.3 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Rokok Ilegal Senilai Rp 11 M di Kab Pasuruan Dibakar

BANGIL, Radar Bromo – Jutaan batang rokok ilegal dimusnahkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Pasuruan, Jumat (15/11). Pemusnahan ini dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan rokok-rokok “terlarang” itu oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Pemusnahan rokok ilegal itu disaksikan oleh instansi terkait. Tidak hanya dari Pemkab, tetapi juga dari pihak kepolisian serta kejaksaan turut hadir untuk ikut serta dalam kegiatan pemusnahan.

Pemusnahan rokok-rokok ilegal itu dilakukan dengan cara dibakar. Tumpukan rokok-rokok tak bercukai itu ditampung dalam sebuah tong yang sudah dimodifikasi untuk kemudian disulut dengan api.

Kepala KPPBC TMP A Pasuruan Hannan Budiharto menegaskan, pemusnahan barang milik negara tersebut merupakan hasil penindakan selama 2018 hingga 2019. Ada penindakan sebanyak 85 kali yang dilakukan selama kurun waktu 2018-2019 itu.

Dari penindakan tersebut, telah dilakukan penyidikan hingga 14 kasus dan pengenaan denda atas 14 kasus yang telah ditangani. “Potensi kerugian negara atas pelanggaran-pelanggaran tersebut mencapai Rp 11,6 miliar,” ujarnya.

Hannan menjelaskan, barang milik negara yang dimusnahkan tersebut bukan hanya rokok ilegal. Tetapi, juga ratusan miras, hasil pengolahan tembakau lainnya semisal Vapoor dan kepingan pita cukai palsu.

Dari catatannya, ada sebanyak 2.572.149 batang rokok jenis SKM, 6.285 batang rokok jenis SKTF, serta 354 botol miras dan 168 botol produk HPTL yang dimusnahkan. Selain itu, juga ada 11.205 keping pita cukai palsu senilai Rp 1,3 miliar yang turut dibakar.

“Pemusnahan ini merupakan tindak lanjut atas kasus penindakan yang dilakukan KPPBC TMP A Pasuruan,” tegasnya. (one/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Jutaan batang rokok ilegal dimusnahkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Pasuruan, Jumat (15/11). Pemusnahan ini dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan rokok-rokok “terlarang” itu oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Pemusnahan rokok ilegal itu disaksikan oleh instansi terkait. Tidak hanya dari Pemkab, tetapi juga dari pihak kepolisian serta kejaksaan turut hadir untuk ikut serta dalam kegiatan pemusnahan.

Pemusnahan rokok-rokok ilegal itu dilakukan dengan cara dibakar. Tumpukan rokok-rokok tak bercukai itu ditampung dalam sebuah tong yang sudah dimodifikasi untuk kemudian disulut dengan api.

Kepala KPPBC TMP A Pasuruan Hannan Budiharto menegaskan, pemusnahan barang milik negara tersebut merupakan hasil penindakan selama 2018 hingga 2019. Ada penindakan sebanyak 85 kali yang dilakukan selama kurun waktu 2018-2019 itu.

Dari penindakan tersebut, telah dilakukan penyidikan hingga 14 kasus dan pengenaan denda atas 14 kasus yang telah ditangani. “Potensi kerugian negara atas pelanggaran-pelanggaran tersebut mencapai Rp 11,6 miliar,” ujarnya.

Hannan menjelaskan, barang milik negara yang dimusnahkan tersebut bukan hanya rokok ilegal. Tetapi, juga ratusan miras, hasil pengolahan tembakau lainnya semisal Vapoor dan kepingan pita cukai palsu.

Dari catatannya, ada sebanyak 2.572.149 batang rokok jenis SKM, 6.285 batang rokok jenis SKTF, serta 354 botol miras dan 168 botol produk HPTL yang dimusnahkan. Selain itu, juga ada 11.205 keping pita cukai palsu senilai Rp 1,3 miliar yang turut dibakar.

“Pemusnahan ini merupakan tindak lanjut atas kasus penindakan yang dilakukan KPPBC TMP A Pasuruan,” tegasnya. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/