alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Gondol Motor, Pemuda Kauman Pasrepan Ditangkap

BANGIL, Radar Bromo – Lika-liku Rahmat Hariyadi, warga Kampung Kauman, Desa/Kecamatan Pasrepan dalam menggarong motor akhirnya membawanya ke balik jeruji besi. Pemuda 25 tahun itu ditangkap polisi, 4 Oktober 2019. Ia ditangkap di jalan Dungpengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 11.30.

Ihwal penangkapan tersangka, berawal dari aksi kejahatan yang dilakukannya. Ia terlibat dalam tindak pencurian motor Honda Beat dan Honda Vario. Korbannya, Sarikatika, 43, warga Randupitu, Kecamatan Gempol.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofik Ripto Himawan menguraikan, tersangka melancarkan aksi pencurian dua motor itu pada 17 Juli 2019. Ia tidak melakukannya sendirian. Tetapi bersama dua rekannya. Satu dari mereka, Soeleman, berhasil ditangkap duluan. Sementara YK, masih dalam pengejaran.

“Mereka saling berbagi peran. Tersangka Rahmat Hariyadi, berperan sebagai joki dan mengawasi sekitar,” ungkap Rofik-sapaannya.

Menurut Rofik, kedua rekan tersangka berperan sebagai eksekutor. Mereka masuk pagar rumah dengan melompat tembok pagar dan merusak gembok pagar. Dua motor yang berada di teras itu, kemudian mereka gondol.

Korban yang mengetahui kejadian itu, kemudian melapor ke polisi. Dari laporan itu, petugas bergerak melakukan pengejaran. Hingga satu tersangka berhasil diamankan. Dari tersangka Soeleman itulah, mengembang ke yang lain. Termasuk Rahmat yang akhirnya juga ditangkap.

Karena perbuatannya itu, Rahmat disangkakan melanggar pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ia terancam hukuman 7 tahun penjara. (one/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Lika-liku Rahmat Hariyadi, warga Kampung Kauman, Desa/Kecamatan Pasrepan dalam menggarong motor akhirnya membawanya ke balik jeruji besi. Pemuda 25 tahun itu ditangkap polisi, 4 Oktober 2019. Ia ditangkap di jalan Dungpengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 11.30.

Ihwal penangkapan tersangka, berawal dari aksi kejahatan yang dilakukannya. Ia terlibat dalam tindak pencurian motor Honda Beat dan Honda Vario. Korbannya, Sarikatika, 43, warga Randupitu, Kecamatan Gempol.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofik Ripto Himawan menguraikan, tersangka melancarkan aksi pencurian dua motor itu pada 17 Juli 2019. Ia tidak melakukannya sendirian. Tetapi bersama dua rekannya. Satu dari mereka, Soeleman, berhasil ditangkap duluan. Sementara YK, masih dalam pengejaran.

“Mereka saling berbagi peran. Tersangka Rahmat Hariyadi, berperan sebagai joki dan mengawasi sekitar,” ungkap Rofik-sapaannya.

Menurut Rofik, kedua rekan tersangka berperan sebagai eksekutor. Mereka masuk pagar rumah dengan melompat tembok pagar dan merusak gembok pagar. Dua motor yang berada di teras itu, kemudian mereka gondol.

Korban yang mengetahui kejadian itu, kemudian melapor ke polisi. Dari laporan itu, petugas bergerak melakukan pengejaran. Hingga satu tersangka berhasil diamankan. Dari tersangka Soeleman itulah, mengembang ke yang lain. Termasuk Rahmat yang akhirnya juga ditangkap.

Karena perbuatannya itu, Rahmat disangkakan melanggar pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ia terancam hukuman 7 tahun penjara. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/