alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Perangkat Desa di Lekok Mau Pesta Narkoba di Tretes, Malah Dibekuk Polisi

BANGIL, Radar Bromo – Mau apa pesta narkoba di Tretes? Seorang oknum perangkat desa di Kecamatan Lekok disergap polisi karena hendak pesta sabu-sabu di sebuah vila kawasan Tretes.

Oknum perangkat itu bernama Rudi Agus Purwanto. Usianya memang masih 30 tahun. Namun, sebagai seorang aparatur pemerintah, seharusnya dia bisa menjadi contoh dan panutan bagi warga.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi menyatakan, Rudi mengaku sebagai kepala urusan umum (kaur umum) Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok. Pada Jumat dini hari (11/3), dia menyewa sebuah vila di kawasan wisata Tretes, Kecamatan Prigen.

”Mau pesta di vila,” kata Slamet.

Rudi tidak menyadari gerak-geriknya sudah diamati oleh polisi. Anak buah Kasatresnarkoba terus mengintai malam sampai dini hari. Sampai yakin betul target tangkapan tidak meleset, mereka langsung menggerebek. ”Setelah digeledah, kami temukan barang bukti sabu-sabu,” bebernya.

Rudi tidak berkutik. Barang haram tersebut disimpan tersangka di dalam tas yang dibawanya. Beratnya 0,43 gram. Rudi pun digiring ke Mapolres Pasuruan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tersangka tidak mengelak dari tindakan kriminalitasnya. Dia beralasan cuma ikut acara temannya. ”Saya diajak teman (untuk nyabu, Red),” aku Rudi.

BANGIL, Radar Bromo – Mau apa pesta narkoba di Tretes? Seorang oknum perangkat desa di Kecamatan Lekok disergap polisi karena hendak pesta sabu-sabu di sebuah vila kawasan Tretes.

Oknum perangkat itu bernama Rudi Agus Purwanto. Usianya memang masih 30 tahun. Namun, sebagai seorang aparatur pemerintah, seharusnya dia bisa menjadi contoh dan panutan bagi warga.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi menyatakan, Rudi mengaku sebagai kepala urusan umum (kaur umum) Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok. Pada Jumat dini hari (11/3), dia menyewa sebuah vila di kawasan wisata Tretes, Kecamatan Prigen.

”Mau pesta di vila,” kata Slamet.

Rudi tidak menyadari gerak-geriknya sudah diamati oleh polisi. Anak buah Kasatresnarkoba terus mengintai malam sampai dini hari. Sampai yakin betul target tangkapan tidak meleset, mereka langsung menggerebek. ”Setelah digeledah, kami temukan barang bukti sabu-sabu,” bebernya.

Rudi tidak berkutik. Barang haram tersebut disimpan tersangka di dalam tas yang dibawanya. Beratnya 0,43 gram. Rudi pun digiring ke Mapolres Pasuruan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tersangka tidak mengelak dari tindakan kriminalitasnya. Dia beralasan cuma ikut acara temannya. ”Saya diajak teman (untuk nyabu, Red),” aku Rudi.

MOST READ

BERITA TERBARU

/