alexametrics
24.2 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Pakai Mini Trawl, Tiga Nelayan asal Nguling Ditangkap di Probolinggo

“Diskresi ini kami lakukan lantaran mereka hanya nelayan kecil. Bahkan, barang bukti berupa hasil tangkap yang dikumpulkan dari ketiga kapal itu saja hanya sedikit jumlahnya,” tambahnya.

Petugas bahkan sengaja memanggil kepala desa agar para nelayan itu diberi pembinaan. Juga diberi bantuan jaring. Dengan demikian, mereka tetap bisa melaut untuk bekerja dan mencari nafkah.

AKP Slamet juga beharap, Dinas Kelautan Jawa Timur turun ke lapangan untuk memberikan sosialisasi. Selain memberikan pemahaman pada nelayan kecil, juga memberikan bantuan pada mereka. Misalnya memberikan bantuan jaring sebagai alat tangkap.

“Ini saya pikir penting. Sebab kalau hanya melarang dan tidak diberikan solusi atau membantu alat tangkapnya, nelayan kecil ini pasti akan kesulitan,” bebernya.

Kades Kedawang, Suharto, 73, mengaku bersyukur atas diskresi yang diberikan petugas polairud. Sehingga ketiga warganya bisa kembali pulang dengan membawa kapal masing-masing.

“Saya terimaksih kepada petugas yang memperbolehkan ketiga warga saya pulang, meski alat tangkapnya diserahkan kepada petugas. Yang jelas ke depannya kami akan memberikan pemahaman kepada warga. Termasuk jika ada bantuan dari perikanan akan kami usulkan bagi nelayan kami,” bebernya. (rpd/hn)

“Diskresi ini kami lakukan lantaran mereka hanya nelayan kecil. Bahkan, barang bukti berupa hasil tangkap yang dikumpulkan dari ketiga kapal itu saja hanya sedikit jumlahnya,” tambahnya.

Petugas bahkan sengaja memanggil kepala desa agar para nelayan itu diberi pembinaan. Juga diberi bantuan jaring. Dengan demikian, mereka tetap bisa melaut untuk bekerja dan mencari nafkah.

AKP Slamet juga beharap, Dinas Kelautan Jawa Timur turun ke lapangan untuk memberikan sosialisasi. Selain memberikan pemahaman pada nelayan kecil, juga memberikan bantuan pada mereka. Misalnya memberikan bantuan jaring sebagai alat tangkap.

“Ini saya pikir penting. Sebab kalau hanya melarang dan tidak diberikan solusi atau membantu alat tangkapnya, nelayan kecil ini pasti akan kesulitan,” bebernya.

Kades Kedawang, Suharto, 73, mengaku bersyukur atas diskresi yang diberikan petugas polairud. Sehingga ketiga warganya bisa kembali pulang dengan membawa kapal masing-masing.

“Saya terimaksih kepada petugas yang memperbolehkan ketiga warga saya pulang, meski alat tangkapnya diserahkan kepada petugas. Yang jelas ke depannya kami akan memberikan pemahaman kepada warga. Termasuk jika ada bantuan dari perikanan akan kami usulkan bagi nelayan kami,” bebernya. (rpd/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/