alexametrics
26.8 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Jual Sabu, Montir Bengkel asal Pasrepan Ditahan

BANGIL, Radar Bromo Usia Tegar baru 21 tahun. Dia masih muda. Namun, warga Desa Pasrepan, Kecamatan Pasrepan, itu harus menghabiskan sebagian hidupnya di dalam jeruji penjara. Montir bengkel sepeda motor ditangkap karena menjadi perantara jual-beli sabu-sabu. Alasannya, bayaran kurang.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi mengatakan, Tegar ditangkap di tepi jalan Pasrepan pada Jumat (4/2). Ketika itu, dia sedang menunggu pemesan barang alias sabu-sabu. ”Kami menangkapnya siang-siang di pinggir jalan,” ungkapnya.

Menurut Slamet, penangkapan Tegar sudah melalui penyelidikan mendalam dan memakan waktu. Pemuda kelahiran 20 September 2000 itu disebut-sebut kerap menerima order narkoba jenis sabu-sabu.

Petugas pun mengintainya. Nah, saat tersangka hendak bertransaksi pada Jumat siang itu, petugas langsung menggerebeknya. Saat digeledah, sejumlah barang bukti ditemukan di tubuh Tegar. Ada tiga kantong plastik klip berisi sabu-sabu seberat 0,91 gram. Polisi juga mengamankan motor dan handphone tersangka.

Mengapa nekat jadi kurir narkoba? Tegar mengaku sudah melakoni pekerjaan terlarang itu beberapa bulan terakhir. Dia beralasan bayaran dari bengkel sepeda motor sangat kurang. Karena itu, pemuda tersebut mencari tambahan. Jualan sabu-sabu. Risikonya, tersangka terancam hukuman hingga 10 tahun penjara. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo Usia Tegar baru 21 tahun. Dia masih muda. Namun, warga Desa Pasrepan, Kecamatan Pasrepan, itu harus menghabiskan sebagian hidupnya di dalam jeruji penjara. Montir bengkel sepeda motor ditangkap karena menjadi perantara jual-beli sabu-sabu. Alasannya, bayaran kurang.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi mengatakan, Tegar ditangkap di tepi jalan Pasrepan pada Jumat (4/2). Ketika itu, dia sedang menunggu pemesan barang alias sabu-sabu. ”Kami menangkapnya siang-siang di pinggir jalan,” ungkapnya.

Menurut Slamet, penangkapan Tegar sudah melalui penyelidikan mendalam dan memakan waktu. Pemuda kelahiran 20 September 2000 itu disebut-sebut kerap menerima order narkoba jenis sabu-sabu.

Petugas pun mengintainya. Nah, saat tersangka hendak bertransaksi pada Jumat siang itu, petugas langsung menggerebeknya. Saat digeledah, sejumlah barang bukti ditemukan di tubuh Tegar. Ada tiga kantong plastik klip berisi sabu-sabu seberat 0,91 gram. Polisi juga mengamankan motor dan handphone tersangka.

Mengapa nekat jadi kurir narkoba? Tegar mengaku sudah melakoni pekerjaan terlarang itu beberapa bulan terakhir. Dia beralasan bayaran dari bengkel sepeda motor sangat kurang. Karena itu, pemuda tersebut mencari tambahan. Jualan sabu-sabu. Risikonya, tersangka terancam hukuman hingga 10 tahun penjara. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/