alexametrics
29C
Probolinggo
Thursday, 22 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Bawa 16 Gram SS, Pengedar asal Legok Gempol Dibekuk

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Akhmad Rifa’i, 30, warga Ngering, Desa Legok, Kecamatan Gempol, kini harus merasakan pengapnya dinding jeruji besi. Ia ditangkap setelah kedapatan tangan memiliki narkoba.

Penangkapan tersebut dilakukan anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan, Selasa (26/1). Ia ditangkap di depan rumahnya. Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Domingos Ximenes menjelaskan, tersangka memang menjadi incaran petugas.

Sudah beberapa bulan terakhir, ia disebut-sebut melakukan penyalahgunaan narkoba. Tidak hanya mengonsumsi, karena ia juga mengedarkan barang haram tersebut. “Setelah mendapat informasi, kami melakukan penelusuran atas kebenarannya,” jelas Dom –sapaan akrabnya-.

Upaya itu membuahkan hasil. Petugas yang melakukan penyelidikan, mendapati tersangka hendak pulang ke rumahnya. Ketika itu, ia disebut-sebut baru saja selesai melakukan transaksi.

Saat digerebek, petugas mendapati sejumlah barang bukti. Selain 16,69 gram sabu, petugas juga mengamankan sebuah handphone milik Rifa’i yang biasa digunakannya untuk bertransaksi. “Kami menangkapnya saat ia berada di sebuah rumah yang ada di kampungnya, sekitar pukul 19.00,” ujarnya.

Bersama barang bukti yang ditemukan, tersangka digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. Atas ulahnya itu, ia disangkakan melanggar pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Akhmad Rifa’i, 30, warga Ngering, Desa Legok, Kecamatan Gempol, kini harus merasakan pengapnya dinding jeruji besi. Ia ditangkap setelah kedapatan tangan memiliki narkoba.

Penangkapan tersebut dilakukan anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan, Selasa (26/1). Ia ditangkap di depan rumahnya. Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Domingos Ximenes menjelaskan, tersangka memang menjadi incaran petugas.

Sudah beberapa bulan terakhir, ia disebut-sebut melakukan penyalahgunaan narkoba. Tidak hanya mengonsumsi, karena ia juga mengedarkan barang haram tersebut. “Setelah mendapat informasi, kami melakukan penelusuran atas kebenarannya,” jelas Dom –sapaan akrabnya-.

Mobile_AP_Half Page

Upaya itu membuahkan hasil. Petugas yang melakukan penyelidikan, mendapati tersangka hendak pulang ke rumahnya. Ketika itu, ia disebut-sebut baru saja selesai melakukan transaksi.

Saat digerebek, petugas mendapati sejumlah barang bukti. Selain 16,69 gram sabu, petugas juga mengamankan sebuah handphone milik Rifa’i yang biasa digunakannya untuk bertransaksi. “Kami menangkapnya saat ia berada di sebuah rumah yang ada di kampungnya, sekitar pukul 19.00,” ujarnya.

Bersama barang bukti yang ditemukan, tersangka digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. Atas ulahnya itu, ia disangkakan melanggar pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2