alexametrics
28C
Probolinggo
Saturday, 16 January 2021

Lempar Bondet saat Terpojok, Pencuri Motor asal Pasrepan Dimassa

PURWOSARI, Radar BromoKalangkabut karena aksinya mencuri motor kepergok warga, Andrianto alias Yanto, 22, berbuat nekat. Warga Dusun Kejuron Utara, Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan itu melempar sebuah bondet. Bahkan, seorang warga alami luka parah karena terkena lemparan bondet itu.

Korbannya adalah Ach. Saifudin, 20, warga Desa Pukul, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Dia mengalami luka bakar pada lengan kanan, badan kanan, dan tangan kiri.

Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) itu sendiri terjadi Sabtu (14/11), pukul 18.30 di Dusun Klojen, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Yang dicuri yaitu motor milik Wajimin, 51, warga Desa Pager, Kecamatan Purwosari.

Sebelum pencurian terjadi, korban Wajimin bersama istrinya berboncengan mengendarai motor Honda Beat Nopol N 3365 TU. Dia bertamu ke rumah Solihin, 43, di Dusun Klojen.

Sampai di rumah Solihin, Wajimin memarkir motornya di halaman rumah Solihin. Rumah itu berpagar, namun tidak ada pintunya. Motor diparkir dalam keadaan terkunci setir. Selanjutnya motor ditinggal masuk oleh Wajimin dan istrinya ke rumah Solihin.

Korban Wajimin pun terlibat percakapan gayeng dengan tuan rumah. Mereka asyik mengobrol di ruang tamu. Namun, beberapa saat mengobrol. terdengar suara mencurigakan di halaman rumah Solihin.

Solihin pun langsung keluar rumah untuk mengecek. Saat itulah, dia melihat dua orang menuntun motor tamunya, Wajimin. Lelaki itu salah satunya Andrianto alias Yanto, 22, warga Dusun Kejuron Utara, Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Melihat hal itu, Solihin sadar motor tamunya sedang dicuri. Spontan dia pun berteriak maling. Sementara pelaku langsung kabur, saat diteriaki maling. “Motor Honda Beat sempat dituntun pelaku hingga sekitar 10 meter dari halaman tempat diparkir. Setelah ada teriakan maling, motor langsung digeletakkan oleh pelaku. Pelaku lantas kabur,” terang Kapolsek Purwosari AKP Saifudin.

Namun, teriakan Solihin telanjur didengar warga setempat. Apalagi, saat itu seorang warga sekitar tengah menggelar hajatan pernikahan. Karena itu, banyak warga di sekitar tempat itu.

Maka, tanpa dikomando, warga pun berdatangan. Mereka langsung mengejar pelaku, saat itu juga. Termasuk korban Ach. Saifudin. Nahas. Bondet itu mengenai Saifudin. Korban pun langsung roboh terkena hantaman bondet. Sejumlah warga langsung menolongnya. Sementara warga yang lain terus mengejar pelaku. Bahkan, warga makin kalap karena pelaku berbuat nekat. Dan upaya warga pun berhasil. Setelah lari sekitar 100 meter, pelaku tertangkap.

Begitu tertangkap, emosi warga pun memuncak. Warga pun mengeroyok pelaku hingga babak belur. Pelaku yang tidak berdaya, mengalami sejumlah luka. Dia bahkan tak sadarkan diri setelah dikeroyok warga.

Kapolsek Purwosari AKP Saifudin menduga, pelaku curanmor lebih dari satu orang. Hal itu juga dikuatkan dengan keterangan sejumlah saksi di lapangan. Ada saksi yang melihat, seseorang menunggu di tempat yang agak jauh dari TKP curanmor. Diduga, pelaku yang menunggu ini langsung kabur begitu tahu rekannya dikejar warga. (zal/hn/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU