Curi Burung Total Senilai Rp 10 Juta, Pemuda Kalianan Diciduk

KRUCIL – Seorang pemuda asal Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Muhamad Ishak, 19, harus berurusan dengan polisi. Senin (13/8), sekitar pukul 09.00, dia dibekuk anggota Polsek Krucil, Polres Probolinggo, karena disangka mencuri burung.

Tersangka mencuri burung milik Anthonio Alberto, warga Desa Tambelang, Kecamatan Krucil, Jumat (10/8), sekitar pukul 13.00. Dalam aksinya, tersangka bersama seorang temannya berinisial FL yang kini masih buron.

Dari rumah Anthonio, tersangka menggondol seekor burung cucak ijo bersama sangkarnya yang saat itu digantung di garasi. “Burung itu dibawa kabur melalui pekarangan depan rumah korban. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian Rp 10 juta,” ujar Kapolsek Krucil AKP Dwi Sucahyo.

Rupanya, tak hanya sekali itu tersangka mencuri. Setelah diselidiki, tersangka juga mengaku telah mencuri burung jalak di Desa Tambelang; burung love bird, perkutut, dan jalak di Desa Bermi; burung love bird, cucak ranti, dan kenari kuning di Desa Krucil. Bahkan, juga pernah mencuri dua tabung gas elpiji.

Dwi mengatakan, tersangka berhasil diamankan setelah pihaknya memeriksa rekaman CCTV di Jalan Desa Bermi, Kecamatan Krucil, sesaat setelah tersangka mencuri dari Desa Tambelang. Bersama tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya, seekor burung cucak ijo, sebuah sangkar hitam, seekor burung cucak ranti, seekor burung love bird abu-abu, dua ekor burung love bird hijau, dua ekor burung kenari kuning. Sejumlah burung itu ada yang dititipkan kepada orang lain dan ada juga yang berada di rumah tersangka. “Pelaku terancam pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Dia mengaku diajak temannya mencuri,” ujar Dwi. (hil/rud)