alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Hasil Otopsi Keluar, Jantung Idam Tertembus Peluru

Mukhtar mengatakan hasil otopsi menyatakan jika korban meninggal terkena peluru senapan angin di bagian dada kanan yang tembus hingga jantung. Sehingga menyebabkan luka yang cukup parah karena mengenai organ vital. Luka yang diakibatkan oleh peluru yang bersarang pada dada korban menyebabkan terjadinya pendarahan.

“Meninggal disebabkan luka tembak, peluru senapan angin tembus ke jantung. Itu hasil dari pemeriksaan labfor,” terangnya.

Karenanya Daud Patriono Immanuel, 52, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Daud kini disangka melanggar pasal 359 KUHP.  Karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain meninggal dunia. Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Diberitakan sebelumnya Idam Kholik, sedang menemani Daud Patriono Immanuel berlatih menembak di sebuah lahan pertanian di Dusun Sukun, Desa Gerongan Kamis (7/4). Idam bertugas memasang sasaran tembak dari kardus yang di tempelkan pada pohon kelapa. Setelah beberapa kali menembak sasaran, kemudian Idam memperbaiki sasaran. Tak disangka, tiba-tiba peluru mengenai tubuh Idam. Seketika itu pun tubuhnya roboh.

Mengetahui idam terkena tertembak. Daud langsung membawa korban ke Puskesmas Condong untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya nyawa Idam tidak dapat tertolong, sampai di Puskesmas korban sudah meninggal Dunia. Untuk mengetahui penyebab kematian korban, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Waluyojati Kraksaan. (ar/fun)

Mukhtar mengatakan hasil otopsi menyatakan jika korban meninggal terkena peluru senapan angin di bagian dada kanan yang tembus hingga jantung. Sehingga menyebabkan luka yang cukup parah karena mengenai organ vital. Luka yang diakibatkan oleh peluru yang bersarang pada dada korban menyebabkan terjadinya pendarahan.

“Meninggal disebabkan luka tembak, peluru senapan angin tembus ke jantung. Itu hasil dari pemeriksaan labfor,” terangnya.

Karenanya Daud Patriono Immanuel, 52, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Daud kini disangka melanggar pasal 359 KUHP.  Karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain meninggal dunia. Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Diberitakan sebelumnya Idam Kholik, sedang menemani Daud Patriono Immanuel berlatih menembak di sebuah lahan pertanian di Dusun Sukun, Desa Gerongan Kamis (7/4). Idam bertugas memasang sasaran tembak dari kardus yang di tempelkan pada pohon kelapa. Setelah beberapa kali menembak sasaran, kemudian Idam memperbaiki sasaran. Tak disangka, tiba-tiba peluru mengenai tubuh Idam. Seketika itu pun tubuhnya roboh.

Mengetahui idam terkena tertembak. Daud langsung membawa korban ke Puskesmas Condong untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya nyawa Idam tidak dapat tertolong, sampai di Puskesmas korban sudah meninggal Dunia. Untuk mengetahui penyebab kematian korban, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Waluyojati Kraksaan. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/