alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Hasil Otopsi Keluar, Jantung Idam Tertembus Peluru

PAJARAKAN, Radar Bromo – Sepekan sudah insiden tertembaknya Idam Kholik, 30, terjadi. Pria asal Dusun Rondokuning, Desa Bulang, Kecamatan Gending tersebut meregang nyawa. Idam tewas oleh peluru yang ditembakkan Daud Patriono Immanuel, bos Idam yang sedang latihan menembak di Dusun Sukun, Desa Gerongan, Kecamatan Maron.

 

SUDAH TERSANGKA: Daud ketika memeragakan adegan. (Foto : Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Kasus ini diselidiki polisi dan Daud sudah ditetapkan menjadi tersangka. Kepolisian juga sudah menerima hasil otopsi. Dari hasil otopsi disimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat peluru menembus jantung.

Pasca tertembaknya korban Kamis (7/4) lalu, kepolisian memang melakukan otopsi. Langkah itu untuk mengetahui penyebab kematian Idam. Polres Probolinggo bahkan mendatangkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim. Tim pun datang pada malam hari dan melakukan otopsi pada jenazah korban.

Namun hasil dari otopsi tidak serta merta keluar. Sebab masih ada tahapan proses yang harus dilalui. Hingga pada akhirnya hasil otopsi keluar pada Kamis (14/4).

“Tim labfor melakukan otopsi terhadap jenazah. Tepat sepekan setelah korban meninggal karena tertembak hasilnya baru kami terima,” ujar Kasi Humas Polres Probolinggo, Bripka Mukhtar Yuliharto.

PAJARAKAN, Radar Bromo – Sepekan sudah insiden tertembaknya Idam Kholik, 30, terjadi. Pria asal Dusun Rondokuning, Desa Bulang, Kecamatan Gending tersebut meregang nyawa. Idam tewas oleh peluru yang ditembakkan Daud Patriono Immanuel, bos Idam yang sedang latihan menembak di Dusun Sukun, Desa Gerongan, Kecamatan Maron.

 

SUDAH TERSANGKA: Daud ketika memeragakan adegan. (Foto : Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Kasus ini diselidiki polisi dan Daud sudah ditetapkan menjadi tersangka. Kepolisian juga sudah menerima hasil otopsi. Dari hasil otopsi disimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat peluru menembus jantung.

Pasca tertembaknya korban Kamis (7/4) lalu, kepolisian memang melakukan otopsi. Langkah itu untuk mengetahui penyebab kematian Idam. Polres Probolinggo bahkan mendatangkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim. Tim pun datang pada malam hari dan melakukan otopsi pada jenazah korban.

Namun hasil dari otopsi tidak serta merta keluar. Sebab masih ada tahapan proses yang harus dilalui. Hingga pada akhirnya hasil otopsi keluar pada Kamis (14/4).

“Tim labfor melakukan otopsi terhadap jenazah. Tepat sepekan setelah korban meninggal karena tertembak hasilnya baru kami terima,” ujar Kasi Humas Polres Probolinggo, Bripka Mukhtar Yuliharto.

MOST READ

BERITA TERBARU

/