alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Sapi Warga Jorongan di Leces Dicuri saat Ditinggal Melayat

LECES, Radar Bromo – Nasib tak mujur dialami Hamidi, 67. Warga RT 6 RW 5, Dusun Krajan Satu, Desa Jorongan, Kecamatan Leces tersebut, harus kehilangan sapinya yang telah dipelihara sejak 10 tahun silam. Sapi yang telah beranak 5 kali itu, hilang digondol maling, Minggu (14/2), dini hari.

Insiden itu dialami korban saat Hamidi sedang melayat ke rumah saudaranya di Jatiroto, Lumajang. Informasi yang dihimpun, pencurian itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.30.

Adapun pencurian diketahui pertama kali oleh Toyip, 65, yang tak lain tetangga Hamidi. Rumah Toyib berada di sebelah timur kandang sapi milik Hamidi.

Sebelum kejadian, Toyip, sempat melihat ada satu mobil warna silver, datang dari arah selatan, berada di dekat rumahnya. Tak lama kemudian, Toyip melihat bahwa mobil tersebut berbelok ke arah barat menuju belakang rumah Hamidi, tepatnya berada di kandang sapi.

Saat itu, Toyip tak menaruh curiga. Sebab dia mengira, mobil yang diperkirakan jenis Avanza tersebut adalah saudara Hamidi yang datang dan memarkirkan mobilnya di sana. Tak berselang lama, mobil kembali melaju kencang ke arah selatan.

“Saya awalnya benar-benar tidak merasa kalau itu maling,” ujarnya saat ditemui Minggu (14/2).

Tak lama setelah mobil pergi, Toyip mulai curiga. Kemudian dia mengecek kandang sapi milik tetangganya. Benar saja, ternyata pintu kandang yang diganjal dengan kayu dan diikat karet, sudah terbuka. Ia pun meyakini sapi tersebut dicuri pelaku yang membawa mobil warna silver. Akan tetapi ia tidak mengetahui berapa orang yang ada di dalam mobil tersebut.

“Saya lihat satu ekor sapi indukan. Sedangkan 2 ekor anakan sapi dan kambing yang juga ada di dalam kandang, tidak dicuri,” ujarnya.

Sementara itu, Budi salah satu perangkat desa setempat mengatakan, pada waktu kejadian Hamidi pada saat itu tidak berada di rumahnya. “Saat kejadian yang berada di rumah hanya kedua anaknya. Sedangkan pemiliknya (Hamidi, red) sedang berada di Lumajang. Yang tahu pertama dan yang melihat mobil pelaku, ya tetangganya itu (Toyip, Red),” ujarnya.

Kades Jorongan, Masuni menambahkan, sebelum kejadian, pihaknya telah melakukan patroli di wilayah desanya. Sedikitnya ada 8 orang yang dikerahkan untuk keliling. Patroli tersebut dilakukan untuk antisipasi.

“Semalaman kami patroli. Bahkan 2 petugas dari pihak kepolisian juga ikut. Namun lantaran apes makanya pencurian terjadi. Setengah jam dari kejadian, kami masih patroli di Dusun Krajan satu tempat kejadian. Kami patroli ke dusun yang banyak sapinya. Eh, ternyata di Dusun Krajan yang kebobolan,” ujarnya.

Sementara itu, AKP Ghandi Kapolsek Leces, membenarkan kejadian tersebut. “Informasinya 1 sapi yang hilang,” ujarnya. (mu/fun)

LECES, Radar Bromo – Nasib tak mujur dialami Hamidi, 67. Warga RT 6 RW 5, Dusun Krajan Satu, Desa Jorongan, Kecamatan Leces tersebut, harus kehilangan sapinya yang telah dipelihara sejak 10 tahun silam. Sapi yang telah beranak 5 kali itu, hilang digondol maling, Minggu (14/2), dini hari.

Insiden itu dialami korban saat Hamidi sedang melayat ke rumah saudaranya di Jatiroto, Lumajang. Informasi yang dihimpun, pencurian itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.30.

Adapun pencurian diketahui pertama kali oleh Toyip, 65, yang tak lain tetangga Hamidi. Rumah Toyib berada di sebelah timur kandang sapi milik Hamidi.

Sebelum kejadian, Toyip, sempat melihat ada satu mobil warna silver, datang dari arah selatan, berada di dekat rumahnya. Tak lama kemudian, Toyip melihat bahwa mobil tersebut berbelok ke arah barat menuju belakang rumah Hamidi, tepatnya berada di kandang sapi.

Saat itu, Toyip tak menaruh curiga. Sebab dia mengira, mobil yang diperkirakan jenis Avanza tersebut adalah saudara Hamidi yang datang dan memarkirkan mobilnya di sana. Tak berselang lama, mobil kembali melaju kencang ke arah selatan.

“Saya awalnya benar-benar tidak merasa kalau itu maling,” ujarnya saat ditemui Minggu (14/2).

Tak lama setelah mobil pergi, Toyip mulai curiga. Kemudian dia mengecek kandang sapi milik tetangganya. Benar saja, ternyata pintu kandang yang diganjal dengan kayu dan diikat karet, sudah terbuka. Ia pun meyakini sapi tersebut dicuri pelaku yang membawa mobil warna silver. Akan tetapi ia tidak mengetahui berapa orang yang ada di dalam mobil tersebut.

“Saya lihat satu ekor sapi indukan. Sedangkan 2 ekor anakan sapi dan kambing yang juga ada di dalam kandang, tidak dicuri,” ujarnya.

Sementara itu, Budi salah satu perangkat desa setempat mengatakan, pada waktu kejadian Hamidi pada saat itu tidak berada di rumahnya. “Saat kejadian yang berada di rumah hanya kedua anaknya. Sedangkan pemiliknya (Hamidi, red) sedang berada di Lumajang. Yang tahu pertama dan yang melihat mobil pelaku, ya tetangganya itu (Toyip, Red),” ujarnya.

Kades Jorongan, Masuni menambahkan, sebelum kejadian, pihaknya telah melakukan patroli di wilayah desanya. Sedikitnya ada 8 orang yang dikerahkan untuk keliling. Patroli tersebut dilakukan untuk antisipasi.

“Semalaman kami patroli. Bahkan 2 petugas dari pihak kepolisian juga ikut. Namun lantaran apes makanya pencurian terjadi. Setengah jam dari kejadian, kami masih patroli di Dusun Krajan satu tempat kejadian. Kami patroli ke dusun yang banyak sapinya. Eh, ternyata di Dusun Krajan yang kebobolan,” ujarnya.

Sementara itu, AKP Ghandi Kapolsek Leces, membenarkan kejadian tersebut. “Informasinya 1 sapi yang hilang,” ujarnya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/