23.4 C
Probolinggo
Tuesday, May 30, 2023

Penahanan Kurang Sebulan, Kasasi Tantri-Hasan Tak Kunjung Turun

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penahanan Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin, akan berakhir 17 Februari. Namun, hingga saat ini putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) atas kasus dugaan korupsi suap jual beli Pj Kades di lingkungan Pemkab Probolinggo, belum juga turun.

Kondisi itu membuat JPU KPK aktif jemput bola dengan menanyakan progres putusan kasasi yang diajukan pihaknya pada MA. Dengan harapan, putusan kasasi bisa turun secepatnya atau bulan ini (Januari).

Arief Suhermanto, salah satu tim JPU KPK mengatakan, penahanan terdakwa Tantri dan Hasan sudah diperpanjang hingga Februari. Namun, putusan kasasi kedua terdakwa belum juga turun.

”Masa penahanan terakhir terdakwa Tantri dan Hasan berakhir sampai Februari tanggal 17,” katanya, Sabtu (14/1).

Baca Juga:  Anggota DPR RI Nasdem Hasan Aminuddin Sedekahkan Hasil Bumi pada Rakyat

Biasanya sebelum masa penahanan itu berakhir, putusan kasasi dari MA akan turun. Oleh karena itu, pihaknya terus memantau perkembangan pengajuan kasasi tersebut. Termasuk berkoordinasi menanyakan perkembangannya ke MA.

”Kami akan tetap meminta dan menanyakan pada MA tentang perkembangan kasasi yang diajukan pada Oktober 2022 itu,” terangnya.

Hal ini penting. Sebab, putusan hukum perkara korupsi memiliki batasan waktu di setiap tingkat peradilan. Seyogyanya, putusan hukum kasasi juga tidak melebihi masa yang telah ditentukan oleh undang-undang, tentang pengadilan tindak pidana korupsi.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penahanan Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin, akan berakhir 17 Februari. Namun, hingga saat ini putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) atas kasus dugaan korupsi suap jual beli Pj Kades di lingkungan Pemkab Probolinggo, belum juga turun.

Kondisi itu membuat JPU KPK aktif jemput bola dengan menanyakan progres putusan kasasi yang diajukan pihaknya pada MA. Dengan harapan, putusan kasasi bisa turun secepatnya atau bulan ini (Januari).

Arief Suhermanto, salah satu tim JPU KPK mengatakan, penahanan terdakwa Tantri dan Hasan sudah diperpanjang hingga Februari. Namun, putusan kasasi kedua terdakwa belum juga turun.

”Masa penahanan terakhir terdakwa Tantri dan Hasan berakhir sampai Februari tanggal 17,” katanya, Sabtu (14/1).

Baca Juga:  Pengoplosan Elpiji Subsidi di Prigen, Sekali Kirim Untung Rp 2,5 Juta

Biasanya sebelum masa penahanan itu berakhir, putusan kasasi dari MA akan turun. Oleh karena itu, pihaknya terus memantau perkembangan pengajuan kasasi tersebut. Termasuk berkoordinasi menanyakan perkembangannya ke MA.

”Kami akan tetap meminta dan menanyakan pada MA tentang perkembangan kasasi yang diajukan pada Oktober 2022 itu,” terangnya.

Hal ini penting. Sebab, putusan hukum perkara korupsi memiliki batasan waktu di setiap tingkat peradilan. Seyogyanya, putusan hukum kasasi juga tidak melebihi masa yang telah ditentukan oleh undang-undang, tentang pengadilan tindak pidana korupsi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru