Kakek Meninggal di Sungai Wiroborang, Derita Pikun-Epilepsi

MAYANGAN – Identitas mayat kakek yang ditemukan di dasar sungai Wiroborang, Kota Probolinggo, Selasa (13/11) awalnya tak diketahui. Sebab, tak ada identitas melekat pada diri korban.

Identitas korban baru diketahui, saat sebelum korban dipindah ke kantong jenazah, seorang warga datang ke lokasi kejadian. Dia adalah Ali, 35.

Ali memastikan, korban adalah ayahnya. Yakni Asnawi, 77, warga Jalan Basuki Rachmad, RT 4/RW VI, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan. Ali pun mengikuti mobil jenazah ke RSUD dr. Moh Saleh. Menurutnya, korban sudah pikun dan menderita epilepsi.

Sebelum ditemukan meninggal, menurutnya, korban keluar rumah sekitar pukul 11.00. Namun, tidak ada yang tahu korban kemana.

“Saya kemudian mendengar ada penemuan jenazah. Jadi saya datang untuk memastikan. Dan ternyata benar, dia ayah saya. Selain pikun, ayah juga menderita epilepsi. Mungkin pas kambuh dan jatuh ke sungai,” terangnya.

Kapolsek Mayangan Kompol Ahmad Firman Wahyudi mengungkapkan, korban diduga meninggal karena sakit. Sebab, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Selain itu, pihak keluarga memastikan, korban menderita epilepsi.

“Identitas korban sudah diketahui. Penyebab kematiannya karena sakit. Diduga sakit korban kambuh dan terpeleset jatuh ke sungai. Saat ini keluarga sudah ikut ke kamar mayat,” ujar Kompol Firman. (rpd/mie)