Jambret Dompet Istri Perangkat Desa, Pemuda Kraksaan Dimassa

PAJARAKAN-Fathul Anwar, 25 warga Desa bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo jadi bulan-bulanan warga, Rabu siang (14/11). Itu setelah aksinya menjambret dompet berhasil digagalkan warga.

Informasi yang dihimpun, aksi penjambretan itu terjadi sekitar pukul 11.30. Yang jadi korbannya adalah Desita Lusiana, 22, istri perangkat desa Asembagus Kraksaan. Siang itu, ia membonceng istri Kades Asembagus Siti Barokah, 43 dengan mengendarai motor Honda Vario N 6666 RJ.

“Saya hendak membeli bibit tanaman buat lomba, di Desa Sukomulyo, Pajarakan,” kata Desita saat ditemui di lokasi kejadian.

GELAP MATA: Pelaku Fathul Anwar saat diamankan petugas dari amuk massa. (Arif Mashudi/ Radar Bromo)

Saat sampai di jalan raya Semampir, Kraksaan, korban yang melaju dari arah timur, hendak menyeberang ke arah utara. Saat masih di tengah jalan, pelaku langsung menyalip dari sebelah kiri dengan mengendarai motor Honda Beat N 6508 PN.

Pelaku langsung mengambil dompet yang dibawa korban di jok depan motor matik yang dikendarai korban. Usai menjambret, pelaku langsung lari ke arah selatan, masuk sebuah gang di Rondokuning.

Korban yang mengetahui dompetnya dijambret pun langsung melakukan pengejaran sambil berteriak maling. Pelaku sendiri akhirnya berhasil diamankan oleh sejumlah perangkat desa yang baru keluar dari balai Desa Patemon, Krejangan.

Pelaku pun sempat jadi bulan-bulanan warga. “Saat itu ada anggota kami tak jauh dari lokasi kejadian. Pelaku pun langsung kami amankan,” ujar Iptu Yuliana, Kapolsek Krejengan.

Lantaran kejadian pencurian itu masuk wilayah Kraksaan, kasus itu pun bakal dilimpahkan ke Polsek Kraksaan. Menurut keterangan korban, dompet yang dijambret itu berisi surat berharga dan duit sekitar Rp 500 ribu. (mas/mie)