alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Saturday, 25 September 2021

Rumah Rusak Kena Ledakan Bondet di Gondang Wetan Bakal Direhab Pemkab

GONDANG WETAN, Radar Bromo – Wakil Bupati Pasuruan Abdul Mujib Imron memastikan bakal merehab rumah-rumah warga yang terdampak ledakan bondet (bom ikan, Red) di rumah Abdul Gofar. Wabup menyampaikan hal itu saat berkunjung ke lokasi ledakan, Senin (13/9) siang.

Pria yang akrab disapa Gus Mujib itu mengatakan, pihaknya masih melakukan asesmen secara menyeluruh. Berapa jumlah rumah yang terdampak ledakan di Dusun Macanputih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondang Wetan, itu.

“Jangan sampai ada yang tertinggal satu pun. Karena itu, sampai sekarang masih kami hitung nilai kerusakan. Begitu pun bantuan yang bisa digunakan untuk merehab rumah warga terdampak ledakan bom ikan,” katanya.

Untuk sementara, ada 20 rumah dan satu musala yang terdampak ledakan. Inilah yang bakal direhab melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya. Sedangkan dua rumah yang rata dengan tanah, milik korban tewas yang juga tersangka Abdul Ghofar, dipastikan tidak mendapatkan bantuan.

“Untuk merehab rumah pelaku, Pemkab Pasuruan tidak bisa masuk ke sana. Itu karena menurut kepolisian, pelaku telah melakukan perbuatan melanggar hukum. Jadi yang kami asesmen hanya rumah warga terdampak,” jelasnya.

Blaarr, Bapak-Anak di Gondang Wetan Tewas usai Rumahnya Meledak

Ia berharap, asesmen yang dilakukan bisa cepat selesai. Sehingga tak butuh waktu lama untuk bisa memperbaiki rumah warga. Sementara besarnya anggaran yang dikeluarkan untuk rehab rumah, baru bisa diketahui setelah asesmen selesai dilakukan.

“Saya ditugasi Pak Bupati untuk melihat kondisi warga, sekaligus melihat tingkat kerusakannya. Kalau asesmennya selesai, maka bisa kami ketahui berapa anggaran yang harus kami keluarkan,” terangnya.

GONDANG WETAN, Radar Bromo – Wakil Bupati Pasuruan Abdul Mujib Imron memastikan bakal merehab rumah-rumah warga yang terdampak ledakan bondet (bom ikan, Red) di rumah Abdul Gofar. Wabup menyampaikan hal itu saat berkunjung ke lokasi ledakan, Senin (13/9) siang.

Pria yang akrab disapa Gus Mujib itu mengatakan, pihaknya masih melakukan asesmen secara menyeluruh. Berapa jumlah rumah yang terdampak ledakan di Dusun Macanputih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondang Wetan, itu.

“Jangan sampai ada yang tertinggal satu pun. Karena itu, sampai sekarang masih kami hitung nilai kerusakan. Begitu pun bantuan yang bisa digunakan untuk merehab rumah warga terdampak ledakan bom ikan,” katanya.

Untuk sementara, ada 20 rumah dan satu musala yang terdampak ledakan. Inilah yang bakal direhab melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya. Sedangkan dua rumah yang rata dengan tanah, milik korban tewas yang juga tersangka Abdul Ghofar, dipastikan tidak mendapatkan bantuan.

“Untuk merehab rumah pelaku, Pemkab Pasuruan tidak bisa masuk ke sana. Itu karena menurut kepolisian, pelaku telah melakukan perbuatan melanggar hukum. Jadi yang kami asesmen hanya rumah warga terdampak,” jelasnya.

Blaarr, Bapak-Anak di Gondang Wetan Tewas usai Rumahnya Meledak

Ia berharap, asesmen yang dilakukan bisa cepat selesai. Sehingga tak butuh waktu lama untuk bisa memperbaiki rumah warga. Sementara besarnya anggaran yang dikeluarkan untuk rehab rumah, baru bisa diketahui setelah asesmen selesai dilakukan.

“Saya ditugasi Pak Bupati untuk melihat kondisi warga, sekaligus melihat tingkat kerusakannya. Kalau asesmennya selesai, maka bisa kami ketahui berapa anggaran yang harus kami keluarkan,” terangnya.

MOST READ

BERITA TERBARU