alexametrics
27.9 C
Probolinggo
Saturday, 25 September 2021

Dibegal di Sukapura, Motor Korban Ditemukan di Tukul Sumber  

SUKAPURA, Radar BromoAksi begal motor di Desa/ Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo Selasa siang (14/9) tak berjalan mulus. Usai kawanan pelaku berhasil merampas motor Yamaha N-Max dan menikam korban, kawanan pelaku akhirnya meninggalkan motor korban.

Ya, usai aksi begal terjadi, kawanan pelaku langsung dikejar warga. Petugas dari Polsek Sukapura juga ikut melakukan pengejaran. Pengejaran itu dilakukan sampai Desa Tukul, Kecamatan Sumber yang berbatasan dengan Kecamatan Kuripan.

Mendapati terus dikejar, kawanan pelaku rupanya panik. Sampai di hutan Desa Tukul, pelaku meninggalkan motor korban. Lalu lari ke arah hutan pinus.

Sekitar pukul 12.00 atau satu setengah jam setelah kejadian, petugas berhasil menemukan motor korban di tepi jalan Desa Tukul, Kecamatan Sumber. Motor itu pun langsung diamankan.

”Motor korban N-max berhasil kami temukan. Pelaku meninggalkan motor korban di tepi jalan raya Desa Tukul,” kata Kapolsek Sukapura AKP Sugeng melalui Kanit Reskrim Bripka Xena.

Xena mengatakan, usai mendapat laporan ada begal di Desa Sukapura, petugas dan tim langsung ke lokasi kejadian. Namun, saat itu pelaku sudah kabur.

Karena itu, petugas langsung mengejar pelaku dengan dibantu warga. Bahkan, petugas menutup sejumlah jalur untuk menghadang pelaku yang kabur membawa motor korban.

Begal Beraksi di Sukapura, N-Max Amblas, Remaja Laweyan Ditusuk

Pengejaran dilakukan sampai ke Desa Tukul, Kecamatan Sumber. Saat itulah, ditemukan motor korban di tepi jalan.

”Diduga kuat, pelaku melarikan diri dengan masuk ke kawasan hutan pinus. Dengan jalan kaki, pelaku turun ke kawasan hutan untuk menghilangkan jejak. Kami terus mengejar untuk mengungkap kasus curas itu,” terangnya.

Sementara itu, motor pelaku, menurut Kanit Reskrim, ditinggal di lokasi kejadian. Saat ini, motor tersebut diamankan di Mapolsek Sukapura.

“Kami fokus mengungkap pelaku begal ini. Dari situ, dapat dikembangkan motif dari kejadian begal tersebut. Sejauh ini dugaan kuat murni pencurian dengan kekerasan (curas),” terangnya. (mas/hn)

SUKAPURA, Radar BromoAksi begal motor di Desa/ Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo Selasa siang (14/9) tak berjalan mulus. Usai kawanan pelaku berhasil merampas motor Yamaha N-Max dan menikam korban, kawanan pelaku akhirnya meninggalkan motor korban.

Ya, usai aksi begal terjadi, kawanan pelaku langsung dikejar warga. Petugas dari Polsek Sukapura juga ikut melakukan pengejaran. Pengejaran itu dilakukan sampai Desa Tukul, Kecamatan Sumber yang berbatasan dengan Kecamatan Kuripan.

Mendapati terus dikejar, kawanan pelaku rupanya panik. Sampai di hutan Desa Tukul, pelaku meninggalkan motor korban. Lalu lari ke arah hutan pinus.

Sekitar pukul 12.00 atau satu setengah jam setelah kejadian, petugas berhasil menemukan motor korban di tepi jalan Desa Tukul, Kecamatan Sumber. Motor itu pun langsung diamankan.

”Motor korban N-max berhasil kami temukan. Pelaku meninggalkan motor korban di tepi jalan raya Desa Tukul,” kata Kapolsek Sukapura AKP Sugeng melalui Kanit Reskrim Bripka Xena.

Xena mengatakan, usai mendapat laporan ada begal di Desa Sukapura, petugas dan tim langsung ke lokasi kejadian. Namun, saat itu pelaku sudah kabur.

Karena itu, petugas langsung mengejar pelaku dengan dibantu warga. Bahkan, petugas menutup sejumlah jalur untuk menghadang pelaku yang kabur membawa motor korban.

Begal Beraksi di Sukapura, N-Max Amblas, Remaja Laweyan Ditusuk

Pengejaran dilakukan sampai ke Desa Tukul, Kecamatan Sumber. Saat itulah, ditemukan motor korban di tepi jalan.

”Diduga kuat, pelaku melarikan diri dengan masuk ke kawasan hutan pinus. Dengan jalan kaki, pelaku turun ke kawasan hutan untuk menghilangkan jejak. Kami terus mengejar untuk mengungkap kasus curas itu,” terangnya.

Sementara itu, motor pelaku, menurut Kanit Reskrim, ditinggal di lokasi kejadian. Saat ini, motor tersebut diamankan di Mapolsek Sukapura.

“Kami fokus mengungkap pelaku begal ini. Dari situ, dapat dikembangkan motif dari kejadian begal tersebut. Sejauh ini dugaan kuat murni pencurian dengan kekerasan (curas),” terangnya. (mas/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU