alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Ganti Kerugian, Dua Pencuri Ayam Jago Terekam CCTV di Beji Dibebaskan

BEJI , Radar Bromo– Supriyanto, 27 dan rekannya, Muhamad Taufik, 22, bisa bernapas lega. Sempat ditahan Polres Pasuruan karena mencuri dua ekor ayam jago di Desa Ngembe, Kecamatan Beji, kini keduanya dibebaskan. Syaratnya, mereka tidak boleh mencuri lagi.

Keduanya dilepas setelah Polsek Beji menyelesaikan kasus itu dengan restorative justice. Sabtu (12/3), Polsek mengundang pihak-pihak terkait. Baik aparatur desa, korban, serta tersangka.

“Dalam pertemuan itu, kasus ini disepakati untuk diselesaikan secara restorative justice. Selain mengganti kerugian korban, kedua tersangka tidak mengulangi perbuatannya,” beber Kanitreskrim Polres Pasuruan Iptu Parlan mendampingi Kapolsek Beji Kompol Akhmad.

Iptu Parlan menceritakan, Supriyanto dan Muhamad Taufik sama-sama warga Kecamatan Beji. Rabu (9/3) siang, mereka mencuri ayam jago milik Sugianto, 44, warga Ngembe, Kecamatan Beji.

Keduanya mendatangi kandang ayam di samping rumah korban dengan berboncengan motor. Sampai di lokasi, keduanya berbagi peran. Supriyanto mencuri dua ekor ayam jago di kandang. Sementara Taufik menunggu di motor sambil memantau situasi.

Selanjutnya, mereka pergi ke Pasar Porong untuk menjual ayam curian itu. Laku Rp 70 ribu untuk dua ekor. “Uang tersebut kemudian mereka pakai untuk jajan,” kata Iptu Parlan.

Mereka mengira semuanya aman. Namun, ternyata aksi pencurian ayam itu terekam CCTV korban.  Keduanya pun didatangi korban bersama aparatur Desa Ngembe.

Selanjutnya, korban yang merugi Rp 2 juta menyerahkan keduanya ke pihak kepolisian, Jumat (11/3). Kedua pelaku sempat mendekam di penjara. Hingga akhirnya, kasus ini diselesaikan dengan restoratif justice. (one/hn)

BEJI , Radar Bromo– Supriyanto, 27 dan rekannya, Muhamad Taufik, 22, bisa bernapas lega. Sempat ditahan Polres Pasuruan karena mencuri dua ekor ayam jago di Desa Ngembe, Kecamatan Beji, kini keduanya dibebaskan. Syaratnya, mereka tidak boleh mencuri lagi.

Keduanya dilepas setelah Polsek Beji menyelesaikan kasus itu dengan restorative justice. Sabtu (12/3), Polsek mengundang pihak-pihak terkait. Baik aparatur desa, korban, serta tersangka.

“Dalam pertemuan itu, kasus ini disepakati untuk diselesaikan secara restorative justice. Selain mengganti kerugian korban, kedua tersangka tidak mengulangi perbuatannya,” beber Kanitreskrim Polres Pasuruan Iptu Parlan mendampingi Kapolsek Beji Kompol Akhmad.

Iptu Parlan menceritakan, Supriyanto dan Muhamad Taufik sama-sama warga Kecamatan Beji. Rabu (9/3) siang, mereka mencuri ayam jago milik Sugianto, 44, warga Ngembe, Kecamatan Beji.

Keduanya mendatangi kandang ayam di samping rumah korban dengan berboncengan motor. Sampai di lokasi, keduanya berbagi peran. Supriyanto mencuri dua ekor ayam jago di kandang. Sementara Taufik menunggu di motor sambil memantau situasi.

Selanjutnya, mereka pergi ke Pasar Porong untuk menjual ayam curian itu. Laku Rp 70 ribu untuk dua ekor. “Uang tersebut kemudian mereka pakai untuk jajan,” kata Iptu Parlan.

Mereka mengira semuanya aman. Namun, ternyata aksi pencurian ayam itu terekam CCTV korban.  Keduanya pun didatangi korban bersama aparatur Desa Ngembe.

Selanjutnya, korban yang merugi Rp 2 juta menyerahkan keduanya ke pihak kepolisian, Jumat (11/3). Kedua pelaku sempat mendekam di penjara. Hingga akhirnya, kasus ini diselesaikan dengan restoratif justice. (one/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/