Simpan SS, Dua Sekawan asal Wonosari Gempol Dibekuk

BANGIL, Radar Bromo – Dua sahabat asal Wonosari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan ini harus meringkuk di penjara. Penyebabnya, mereka kompak menjadi kurir narkoba jenis sabu-sabu.

Mereka ditangkap di sebuah indekos yang ada di Dusun Keceling, Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan. Mereka ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan, Selasa (10/3) malam.

Kedua pelaku yang diringkus itu adalah Feriyanto, 38 dan Ach. Muin, 28. “Keduanya merupakan warga Jlumbang, Desa Wonosari, Kecamatan Gempol,” ungkap Kasubaghumas Polres Pasuruan AKP Hardi.

Menurut Hardi, keduanya ditangkap setelah kedapatan menyimpan sabu-sabu di dalam indekos. Sebelum penangkapan itu dilakukan, anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan mendalam. Keduanya disebut-sebut kerap membawa sabu-sabu.

Bukan hanya untuk digunakan sendiri. Barang haram itu kerap mereka bawa untuk diantarkan ke orang lain bila ada yang memesan. “Dari informasi yang diperoleh itu, petugas melakukan penyelidikan hingga penggerebekan dilakukan,” bebernya.

Penggerebekan dilakukan petugas di kamar indekos, sekitar pukul 23.00. Ketika itu, keduanya berada di kamar yang sama. Mereka tak bisa berkutik saat penggerebekan dilakukan.

Apalagi, petugas mendapati barang bukti yang menguatkan. Barang bukti yang dimaksud, berupa sabu-sabu seberat 0,36 gram. Atas temuan itulah, kedua buruh pabrik di wilayah Pandaan ini digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk dilakukan pemeriksaan.

Kini, keduanya hanya bisa menyesali perbuatannya. Mereka disangkakan melanggar pasal 132 jo pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya, 10 tahun penjara. (one/mie)