alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Mau Kabur, Penipu Bibit Jagung asal Curah Grinting Ditabrak Pikap  

BANTARAN, Radar Bromo-Dua tangan Markacong, 40 diborgol Sabtu dinihari (13/11). Lelaki asal Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo itu diamankan polisi dan warga di areal persawahan Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.

Markacong disangka jadi pelaku penipuan online bibit jagung. Ia yang  berupaya kabur berhasil diserempet korban hingga terjatuh dari motor dan kabur di areal sawah.

Menurut Kapolsek Bantaran AKP Jamhari, sekitar pukul 00.00 pihaknya dapat laporan warga ada kasus begal di Kramat Agung. “Ternyata saat kami ke lokasi, bukan begal tapi penipuan modus pesanan online,” terangnya.

Korbannya adalah warga Mojokerto. Malam itu korban mengantar bibit jagung dengan mobil pikap warna putih. Bibit jagung itu diturunkan di pinggir jalan Semeru, depan SMKN 4 Triwung Kidul.

Usai barang diturunkan, korban diajak tersangka untuk mengambil uang. Ngakunya mau ke rumah Markacong. “Tapi, rupanya pelaku melarikan diri. Lalu, dikejar korban. Hingga sampai di jalan Kramat Agung, motor tersangka berhasil diserempet korban. Hingga tersangka terjatuh dan lari di kebun jagung,” terang Jamhari.

Tak berselang lama, warga dan polisi yang melakukan pencarian akhirnya berhasil menemukan tersangka. Usai dibawa ke RSUD dr Moh Saleh untuk perawatan lukanya, tersangka langsung dikelar ke Mapolres Probolinggo Kota. “Laporannya, kerugian korban sekitar Rp 40 juta,” terang kapolsek. (mas/mie)

BANTARAN, Radar Bromo-Dua tangan Markacong, 40 diborgol Sabtu dinihari (13/11). Lelaki asal Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo itu diamankan polisi dan warga di areal persawahan Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.

Markacong disangka jadi pelaku penipuan online bibit jagung. Ia yang  berupaya kabur berhasil diserempet korban hingga terjatuh dari motor dan kabur di areal sawah.

Menurut Kapolsek Bantaran AKP Jamhari, sekitar pukul 00.00 pihaknya dapat laporan warga ada kasus begal di Kramat Agung. “Ternyata saat kami ke lokasi, bukan begal tapi penipuan modus pesanan online,” terangnya.

Korbannya adalah warga Mojokerto. Malam itu korban mengantar bibit jagung dengan mobil pikap warna putih. Bibit jagung itu diturunkan di pinggir jalan Semeru, depan SMKN 4 Triwung Kidul.

Usai barang diturunkan, korban diajak tersangka untuk mengambil uang. Ngakunya mau ke rumah Markacong. “Tapi, rupanya pelaku melarikan diri. Lalu, dikejar korban. Hingga sampai di jalan Kramat Agung, motor tersangka berhasil diserempet korban. Hingga tersangka terjatuh dan lari di kebun jagung,” terang Jamhari.

Tak berselang lama, warga dan polisi yang melakukan pencarian akhirnya berhasil menemukan tersangka. Usai dibawa ke RSUD dr Moh Saleh untuk perawatan lukanya, tersangka langsung dikelar ke Mapolres Probolinggo Kota. “Laporannya, kerugian korban sekitar Rp 40 juta,” terang kapolsek. (mas/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/