alexametrics
30.4 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Polisi Periksa Terduga Ibu Bayi yang Dibuang di Kebun Kopi Krucil

PAJARAKAN, Radar Bromo – Hampir sebulan berlalu sejak ditemukannya bayi perempuan di kebun kopi di Bermi Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Namun, hingga kini belum ada titik terang siapa orang tuanya.

Minimnya bukti menjadi kendala bagi petugas kepolisian untuk mengungkap terduga pembuang bayi. Walaupun sebenarnya, Polres Probolinggo sempat memeriksa seorang perempuan yang diduga sebagai ibu dari bayi yang dibuang.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riski Santoso menegaskan, pihaknya telah memeriksa terduga ibu dari bayi yang dibuang. Sayangnya, hasil pemeriksaan belum dapat menyimpulkan siapa pelaku pembuang bayi. Sebab, petugas belum mendapatkan bukti yang cukup kuat.

“Sudah ada yang kami periksa dalam kasus ini. Dia perempuan warga Desa Bermi yang diduga sebagai ibu dari bayi yang dibuang di kebun kopi. Dari keterangan yang kami peroleh, memang mengarah pada pelaku. Tetapi kami harus mendapatkan bukti yang kuat,” katanya.

Saat ini menurut Kasat Reskrim, ini pemeriksaan dan pendalaman kasus masih dilakukan secara intensif. Termasuk upaya penyelidikan lain akan dilakukan untuk mencari pelaku lain yang diduga turut memperlancar pembuangan bayi itu. Harapannya, kasus yang membuat gempar warga Desa Bermi itu dapat terungkap.

“Kami tidak bisa serta merta menyimpulkan pelakunya dalam kasus ini. Kelengkapan bukti kami perdalam lagi, termasuk penyelidikan lainnya. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, seorang warga yang sedang mencari kayu bakar menemukan bayi perempuan di Dusun Bermi Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil. Bayi itu ditemukan tanpa baju di tengah kebun kopi, Senin (19/10).

Polsek Krucil telah memeriksa lima saksi untuk mengungkap kasus ini. Namun, belum ada titik terang. Hingga akhirnya kasus ini dilimpahkan ke Polres Probolinggo, pelaku juga belum ditemukan. (ar/hn)

 

PAJARAKAN, Radar Bromo – Hampir sebulan berlalu sejak ditemukannya bayi perempuan di kebun kopi di Bermi Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Namun, hingga kini belum ada titik terang siapa orang tuanya.

Minimnya bukti menjadi kendala bagi petugas kepolisian untuk mengungkap terduga pembuang bayi. Walaupun sebenarnya, Polres Probolinggo sempat memeriksa seorang perempuan yang diduga sebagai ibu dari bayi yang dibuang.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riski Santoso menegaskan, pihaknya telah memeriksa terduga ibu dari bayi yang dibuang. Sayangnya, hasil pemeriksaan belum dapat menyimpulkan siapa pelaku pembuang bayi. Sebab, petugas belum mendapatkan bukti yang cukup kuat.

“Sudah ada yang kami periksa dalam kasus ini. Dia perempuan warga Desa Bermi yang diduga sebagai ibu dari bayi yang dibuang di kebun kopi. Dari keterangan yang kami peroleh, memang mengarah pada pelaku. Tetapi kami harus mendapatkan bukti yang kuat,” katanya.

Saat ini menurut Kasat Reskrim, ini pemeriksaan dan pendalaman kasus masih dilakukan secara intensif. Termasuk upaya penyelidikan lain akan dilakukan untuk mencari pelaku lain yang diduga turut memperlancar pembuangan bayi itu. Harapannya, kasus yang membuat gempar warga Desa Bermi itu dapat terungkap.

“Kami tidak bisa serta merta menyimpulkan pelakunya dalam kasus ini. Kelengkapan bukti kami perdalam lagi, termasuk penyelidikan lainnya. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, seorang warga yang sedang mencari kayu bakar menemukan bayi perempuan di Dusun Bermi Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil. Bayi itu ditemukan tanpa baju di tengah kebun kopi, Senin (19/10).

Polsek Krucil telah memeriksa lima saksi untuk mengungkap kasus ini. Namun, belum ada titik terang. Hingga akhirnya kasus ini dilimpahkan ke Polres Probolinggo, pelaku juga belum ditemukan. (ar/hn)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/