alexametrics
25.5 C
Probolinggo
Friday, 12 August 2022

Pelaku Skimming Bulgaria Beraksi untuk Kebutuhan Hidup

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – “Just for Living,” kata Viktor Boychev Dimitrov dengan polosnya. Saat ditanya awak media Selasa (12/10), pria asal Bulgaria berusia 38 tahun ini bahkan bercerita, dalam sekali beraksi, dia bisa menarik uang hingga belasan juta rupiah dari saldo milik nasabah.

Viktor bukanlah satu-satunya pelaku. Polres Pasuruan Kota juga membekuk Plamen Petkov Beshirov, 42. Plamen dan Beshirov juga sama-sama berasal dari Bulgaria, negara asal pesebak bola Dimitar Berbatov. Mereka diamankan di Surabaya pada 2 Oktober oleh Satreskrim Polres Pasuruan Kota bersama Unit Cyber Crime Direskrimsus Polda Jatim.

Di depan awak media, Viktor mengungkapkan, ia melakukan aksi kejahatan ini memang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, ia sengaja bersama rekannya Plamen dibantu dua DPO lainnya tinggal di Indonesia dan beraksi di sejumlah kota.

Viktor dan Plamen ditengarai pelaku aksi skimming yang menyebabkan puluhan nasabah Bank Jatim di Pasuruan kehilangan uang miliknya. Tindak kejahatan yang sempat bikin heboh pada Juli lalu itu, ternyata dilakukan Viktor dan Plamen.

Saat ditangkap, polisi menyita sejumlah barang bukti (BB) dari keduanya. Di antaranya dua buah mobil, dua buah laptop, lima buah ponsel, dua buku tabungan, tiga kartu ATM, 186 blank card yang siap menjadi ATM baru, dan dua buah paspor. Selain itu, advanced card sytem atau alat pembaca kartu, magnetic card reader, dan 16 buah sirkuit board charger micro USB untuk alat skimming serta 16 buah pelat nomor mobil.

Kemarin, kasus ini dirilis. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman mengungkapkan, kedua tersangka ini sudah masuk ke Indonesia sejak 2020 dan tinggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mereka beraksi dengan memasang alat skimming di salah satu ATM BNI yang terletak di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, pada 26 Juli hingga 31 Juli.

“Ini pertama kalinya di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, ada ungkap kasus pencurian uang nasabah dengan cara skimming. Apalagi ATM di Jalan Sultan Agung ini setiap harinya memang tampak ramai dikunjungi nasabah. Termasuk nasabah di luar bank tersebut,” ungkapnya.

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – “Just for Living,” kata Viktor Boychev Dimitrov dengan polosnya. Saat ditanya awak media Selasa (12/10), pria asal Bulgaria berusia 38 tahun ini bahkan bercerita, dalam sekali beraksi, dia bisa menarik uang hingga belasan juta rupiah dari saldo milik nasabah.

Viktor bukanlah satu-satunya pelaku. Polres Pasuruan Kota juga membekuk Plamen Petkov Beshirov, 42. Plamen dan Beshirov juga sama-sama berasal dari Bulgaria, negara asal pesebak bola Dimitar Berbatov. Mereka diamankan di Surabaya pada 2 Oktober oleh Satreskrim Polres Pasuruan Kota bersama Unit Cyber Crime Direskrimsus Polda Jatim.

Di depan awak media, Viktor mengungkapkan, ia melakukan aksi kejahatan ini memang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, ia sengaja bersama rekannya Plamen dibantu dua DPO lainnya tinggal di Indonesia dan beraksi di sejumlah kota.

Viktor dan Plamen ditengarai pelaku aksi skimming yang menyebabkan puluhan nasabah Bank Jatim di Pasuruan kehilangan uang miliknya. Tindak kejahatan yang sempat bikin heboh pada Juli lalu itu, ternyata dilakukan Viktor dan Plamen.

Saat ditangkap, polisi menyita sejumlah barang bukti (BB) dari keduanya. Di antaranya dua buah mobil, dua buah laptop, lima buah ponsel, dua buku tabungan, tiga kartu ATM, 186 blank card yang siap menjadi ATM baru, dan dua buah paspor. Selain itu, advanced card sytem atau alat pembaca kartu, magnetic card reader, dan 16 buah sirkuit board charger micro USB untuk alat skimming serta 16 buah pelat nomor mobil.

Kemarin, kasus ini dirilis. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman mengungkapkan, kedua tersangka ini sudah masuk ke Indonesia sejak 2020 dan tinggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mereka beraksi dengan memasang alat skimming di salah satu ATM BNI yang terletak di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, pada 26 Juli hingga 31 Juli.

“Ini pertama kalinya di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, ada ungkap kasus pencurian uang nasabah dengan cara skimming. Apalagi ATM di Jalan Sultan Agung ini setiap harinya memang tampak ramai dikunjungi nasabah. Termasuk nasabah di luar bank tersebut,” ungkapnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/