alexametrics
24.4 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Pemotor yang Bacok Pemilik Warung di Purwosari Juga Gondol HP dan Tas

PURWOSARI, Radar Bromo-Selasa dini hari (12/7), Unit Reskrim Polsek Purwosari melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) di TKP pembacokan. Yaitu, warkop lesehan milik Randi di tepi Desa Kertosari, Purwosari.

Polisi memastikan para pelaku adalah kriminal. Buktinya, mereka tidak hanya melukai korban pemilik warkop yang juga mahasiswa, tetapi juga menggondol barang-barang pengunjung.

Tercatat, sebuah HP, tas selempang berisi KTP dan STNK, serta uang tunai Rp 300 ribu. Semuanya milik pengunjung warkop yang juga teman Randi. Waktu itu, HP dan tas ditaruh di atas meja. ”Tidak sempat dibawa pemiliknya saat kabur,” kata Kapolsek Purwosari AKP Saifudin.

Pemilik barang yang hilang tersebut, lanjut dia, sudah melapor ke Mapolsek Purwosari kemarin pagi (12/7). Dia mengaku sedang santai ngopi saat terjadi penyerangan oleh gerombolan pemuda bermotor.

Gerombolan Pemotor Bacok Pemilik Warung Kopi di Purwosari    

Jadi, tegas Saifudin, penyerangan warkop ini merupakan aksi para kriminal. Aksi pelaku adalah tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan penganiayaan. Eksekutornya memang satu orang. Namun, dia datang bersama banyak orang.

Benarkah mereka geng motor? Saifudin menyatakan belum bisa memastikan. Anggotanya masih menyelidiki. Yang pasti, mereka datang berombongan enam motor dan menyerang tiba-tiba.

”Kami fokus lidik dulu. Pelaku terancam dijerat pasal 365 atau 351 KUHP,” ujarnya. (zal/far)

PURWOSARI, Radar Bromo-Selasa dini hari (12/7), Unit Reskrim Polsek Purwosari melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) di TKP pembacokan. Yaitu, warkop lesehan milik Randi di tepi Desa Kertosari, Purwosari.

Polisi memastikan para pelaku adalah kriminal. Buktinya, mereka tidak hanya melukai korban pemilik warkop yang juga mahasiswa, tetapi juga menggondol barang-barang pengunjung.

Tercatat, sebuah HP, tas selempang berisi KTP dan STNK, serta uang tunai Rp 300 ribu. Semuanya milik pengunjung warkop yang juga teman Randi. Waktu itu, HP dan tas ditaruh di atas meja. ”Tidak sempat dibawa pemiliknya saat kabur,” kata Kapolsek Purwosari AKP Saifudin.

Pemilik barang yang hilang tersebut, lanjut dia, sudah melapor ke Mapolsek Purwosari kemarin pagi (12/7). Dia mengaku sedang santai ngopi saat terjadi penyerangan oleh gerombolan pemuda bermotor.

Gerombolan Pemotor Bacok Pemilik Warung Kopi di Purwosari    

Jadi, tegas Saifudin, penyerangan warkop ini merupakan aksi para kriminal. Aksi pelaku adalah tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan penganiayaan. Eksekutornya memang satu orang. Namun, dia datang bersama banyak orang.

Benarkah mereka geng motor? Saifudin menyatakan belum bisa memastikan. Anggotanya masih menyelidiki. Yang pasti, mereka datang berombongan enam motor dan menyerang tiba-tiba.

”Kami fokus lidik dulu. Pelaku terancam dijerat pasal 365 atau 351 KUHP,” ujarnya. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/