Pulang Kampung, Buron Penggelapan Genset asal Parerejo Purwodadi Dibekuk

PURWODADI, Radar Bromo – Jauh dari keluarga dan rumah rupanya cukup menyiksa Wiji, 44. Lantaran itu, meski berstatus buron kasus penggelapan mesin genset, ia akhirnya memilih pulang ke kampung halamannya di Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi.

Kepulangannya pun terendus polisi. Walhasil, Senin (10/2) malam Wiji dibekuk di rumahnya. Sebelumnya, ia sempat merantau dan berpindah-pindah tempat semasa pelariannya.

Dari catatan kepolisian, Wiji jadi buron kasus penggelapan mesin genset di gudang peralatan dekorasi. Korbannnya adalah Miftakhul Farid, 25, warga Dusun Penjalinan, Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi.

Aksi pencurian itu terjadi Oktober 2019 lalu. “Pelaku ini adalah DPO kami, kasus penggelapan mesin genset. Begitu ada info tentang pelaku pulang kampung, tim Buser langsung meluncur dan berhasil menangkapnya,” ungkap Kanitreskrim Polsek Purwodadi Aiptu Joko Santoso.

Saat melakukan pencurian, Wiji bertemu dengan ibu korban. Modusnya kala itu, pura-pura mengambil genset untuk keperluan tanggapan hajatan. Ia mengaku disuruh oleh korban.

Ternyata setelah diambil oleh pelaku, kemudian mesin genset tersebut digadaikan ke orang lain. Uang hasil gadai itu digunakan untuk keperluan sehari-harinya.

“Barang buktinya juga berhasil kami amankan, posisinya saat ini ada di mapolsek bersama dengan pelakunya,” beber Kanitreskrim.

Atas perbuatannya, Kanitreskrim menyebut Wiji dijerat dengan pasal 372 dan atau 378 KUHP. “Ancaman maksimalnya empat tahun penjara,” katanya. (zal/mie)