Datangkan Psikolog untuk Periksa Wanita Berkebutuhan Khusus yang Diperkosa

MAYANGAN, Radar Bromo – Penyelidikan kasus pencabulan terhadap korban seorang perempuan berinisial, DO, 24, masih terus dilakukan. Namun, sampai Rabu (11/12) penyidik Polres Probolinggo Kota baru memeriksa satu saksi. Yakni, saksi korban. Penyidik menilai, perlu bantuan psikolog untuk menangani kasus ini.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendiy Dwi Susanto mengaku belum menetapkan dan mengamankan terlapor. Sebab, masih akan dilakukan penyelidikan lebih dalam. Apalagi kondisi korban mengalami keterbelakangan mental.

Nanang mengatakan penyidik baru memeriksa seorang saksi yakni saksi korban. “Saat kami periksa, cara berbicaranya nyambung. Namun, seperti ada keterbelakangan IQ atau mentalnya. Makanya kami perlu psikolog,” ujarnya.

Selain itu, penyidik juga belum melakukan visum terhadap korban. Karenanya, penyidik akan membawa korban ke dokter untuk divisum. “Belum divisum. Yang mengeluarkan visum harus dokter. Makanya kami berencana akan visum (korban),” ujarnya.

Diketahui, Senin (9/12), DO ditemani ibunya, Mr, 43, mendatangi Mapolres Probolinggo Kota. Korban yang berkebutuhan khusus itu mengaku diperkosa teman lelakinya yang berinisial SLM. Bahkan, kini warga Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, itu hamil 3 bulan. Kasus ini dibawa ke polisi agar terlapor mempertanggungjawabkan perbuatannya. (rpd/rud)