alexametrics
30 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Gondol HP, Dimaafkan Korban, Warga Leces Dibekuk Polisi

KADEMANGAN, Radar Bromo – Andi Winarko, 25, sudah dimaafkan korban atas ulahnya menggondol handphone. Namun, bukan berarti warga Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, itu bisa lega. Ia masih diamankan di Mapolsek Kademangan, Polres Probolinggo Kota.

Andi ditangkap saat kedapatan mencuri handphone milik Sugiono, 46. Warga Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Jumat (10/9) malam. Saat itu, Andi sejatinya butuh pertolongan Sugiono. Menambal ban motornya yang bocor.

Kebetulan korban membuka jasa service motor dan tambal ban di Jalan Raya Bromo, Kelurahan Triwung Lor. Ia mengaku tak menyadari handphone-nya di dalam rumahnya dimaling. Pencurian itu kali pertama diketahui istrinya, Reni, 42.

Katanya, Andi datang mengendarai sepeda motor tanpa pelat nomor, sekitar pukul 19.00. Ia hendak menambal ban depannya yang bocor. Namun, saat itu Sugiono masih sibuk menambal motor pengendara lain. “Karena saya masih nambal, dia saya suruh nunggu,” ujar Sugiono.

Saat Sugiono fokus menambal ban, ternyata Andi masuk rumah yang jadi satu dengan tempatnya bekerja. Usai mengambil seluler milik Sugiono, Andi pamit mencari bensin. Dengan roda depan kempes, pelaku melajukan motornya ke selatan. Masuk Jalan Semeru.

Mengetahui handphone suaminya tidak ada, Reni langsung memberitahu Sugiono. Sugiono bersama pemotor yang saat itu selesai bannya ditambal mengejarnya. Andi didapati di Jalan Semeru. Dekat traffic light. Sugiono mengeledahnya. Ternyata benar, handphone-nya berada di saku Andi.

KADEMANGAN, Radar Bromo – Andi Winarko, 25, sudah dimaafkan korban atas ulahnya menggondol handphone. Namun, bukan berarti warga Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, itu bisa lega. Ia masih diamankan di Mapolsek Kademangan, Polres Probolinggo Kota.

Andi ditangkap saat kedapatan mencuri handphone milik Sugiono, 46. Warga Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Jumat (10/9) malam. Saat itu, Andi sejatinya butuh pertolongan Sugiono. Menambal ban motornya yang bocor.

Kebetulan korban membuka jasa service motor dan tambal ban di Jalan Raya Bromo, Kelurahan Triwung Lor. Ia mengaku tak menyadari handphone-nya di dalam rumahnya dimaling. Pencurian itu kali pertama diketahui istrinya, Reni, 42.

Katanya, Andi datang mengendarai sepeda motor tanpa pelat nomor, sekitar pukul 19.00. Ia hendak menambal ban depannya yang bocor. Namun, saat itu Sugiono masih sibuk menambal motor pengendara lain. “Karena saya masih nambal, dia saya suruh nunggu,” ujar Sugiono.

Saat Sugiono fokus menambal ban, ternyata Andi masuk rumah yang jadi satu dengan tempatnya bekerja. Usai mengambil seluler milik Sugiono, Andi pamit mencari bensin. Dengan roda depan kempes, pelaku melajukan motornya ke selatan. Masuk Jalan Semeru.

Mengetahui handphone suaminya tidak ada, Reni langsung memberitahu Sugiono. Sugiono bersama pemotor yang saat itu selesai bannya ditambal mengejarnya. Andi didapati di Jalan Semeru. Dekat traffic light. Sugiono mengeledahnya. Ternyata benar, handphone-nya berada di saku Andi.

MOST READ

BERITA TERBARU

/