alexametrics
30.6 C
Probolinggo
Friday, 1 July 2022

Bentrok Oknum Suporter di Gempol, Polisi Tetapkan 4 Tersangka  

GEMPOL, Radar BromoPolisi terus mengusut bentrok oknum suporter di Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Usai memeriksa sejumlah saksi, polisi menetapkan 4 tersangka dalam insiden tersebut.

“Dari hasil lidik, juga gelar perkara yang kami lakukan di mapolres, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini,” terang Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo.

Ke empat tersangka itu berasal dari Kabupaten Pasuruan. Dua dari Kecamatan Beji. Dua lagi dari Kecamatan Bangil. Mereka berusia 18, 19, 20 dan 30 tahun. Ke empatnya kini ditahan di sel Mapolres Pasuruan.

“Maaf untuk identitas atau inisialnya, termasuk motifnya, akan kami sampaikan saat press rilis di mapolres dalam waktu dekat. Di tunggu saja ya. Pastinya para pelaku bukan di bawah umur. Mereka sudah tergolong dewasa,” beber perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Pulang Ikuti HUT Arema, Bentrok di Gempol, 1 Luka Parah

 

 

Diketahui sekelompok suporter usai mengikuti rangkaian HUT Arema di Malang terlibat bentrok di Kepulungan, Gempol. Seorang alami luka berat. Yakni Dodi Susilo, 23, pemuda asal Kabupaten Madiun. Ia mengalami luka lebam di kedua matanya, juga robek di bibit atas. Serta robek di kening sebelah kiri.

Selain itu, keributan juga membuat rumah warga rusak. Enam motor juga hilang di lokasi kejadian. Polisi pun langsung bergerak cepat untuk mengusut insiden itu.

Karena usia empat orang tersangka sudah tergolong dewasa. Maka pasca penetapan usai gelar perkara dilakukan, ke empatnya langsung ditahan di sel tahanan Mapolres Pasuruan.

Adapun untuk masing-masing pelaku, dalam kasus ini dijerat dengan pasal berbeda. Diantaranya pasal 170 KUHP, 351 KUHP dan 365 KUHP. “Untuk tersangkanya kami jerat dengan pasal sesuai dengan tingkat kesalahannya,” jelas Adhi sapaan akrabnya. (zal/mie)

 

 

GEMPOL, Radar BromoPolisi terus mengusut bentrok oknum suporter di Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Usai memeriksa sejumlah saksi, polisi menetapkan 4 tersangka dalam insiden tersebut.

“Dari hasil lidik, juga gelar perkara yang kami lakukan di mapolres, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini,” terang Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo.

Ke empat tersangka itu berasal dari Kabupaten Pasuruan. Dua dari Kecamatan Beji. Dua lagi dari Kecamatan Bangil. Mereka berusia 18, 19, 20 dan 30 tahun. Ke empatnya kini ditahan di sel Mapolres Pasuruan.

“Maaf untuk identitas atau inisialnya, termasuk motifnya, akan kami sampaikan saat press rilis di mapolres dalam waktu dekat. Di tunggu saja ya. Pastinya para pelaku bukan di bawah umur. Mereka sudah tergolong dewasa,” beber perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Pulang Ikuti HUT Arema, Bentrok di Gempol, 1 Luka Parah

 

 

Diketahui sekelompok suporter usai mengikuti rangkaian HUT Arema di Malang terlibat bentrok di Kepulungan, Gempol. Seorang alami luka berat. Yakni Dodi Susilo, 23, pemuda asal Kabupaten Madiun. Ia mengalami luka lebam di kedua matanya, juga robek di bibit atas. Serta robek di kening sebelah kiri.

Selain itu, keributan juga membuat rumah warga rusak. Enam motor juga hilang di lokasi kejadian. Polisi pun langsung bergerak cepat untuk mengusut insiden itu.

Karena usia empat orang tersangka sudah tergolong dewasa. Maka pasca penetapan usai gelar perkara dilakukan, ke empatnya langsung ditahan di sel tahanan Mapolres Pasuruan.

Adapun untuk masing-masing pelaku, dalam kasus ini dijerat dengan pasal berbeda. Diantaranya pasal 170 KUHP, 351 KUHP dan 365 KUHP. “Untuk tersangkanya kami jerat dengan pasal sesuai dengan tingkat kesalahannya,” jelas Adhi sapaan akrabnya. (zal/mie)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/