alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Maling Sapi Beraksi di Banyuanyar Kidul, 2 Ekor Amblas, 1 Ketemu 

BANYUANYAR, Radar Bromo–Aksi kawanan maling sapi masih meneror warga Probolinggo. Kali ini warga Desa Banyuanyar Kidul menjadi sasarannya.

Dua sapi milik warga berhasil dibawa kabur, Senin (12/7) pagi. Sementara satu sapi lainnay berhasil ditemukan setelah perangkat desa bersama warga melakukan pencarian.

Kawanan maling membawa kabur seekor sapi milik  Yusuf, 45 dan Tajap, 65. Keduanya warga Dusun Krajan. Sapi itu berada dua kandang yang berbeda namun jaraknya cukup dekat. Kedua pemilik sapi baru menyadari sapi hilang saat hendak memberikan pakan.

“Korbannya dapat dikatakan satu lokasi, sebab jarak antar kandang hanya 100 meter. Kandang milik Yusup berada disisi utara dan Tajap berada disebalah selatan,” ujar Sekretaris Desa Banyuyanyar Kidul, Samsul.

Sebelum kandang disatroni maling, pada malam hari kedua korban sempat mengecek kandang. Tidak hanya itu sapi juga diberi pakan agar tidak kelaparan.

Setelah selesai memberi pakan, keduanya tidur pulang kerumah. Kandang sapi berkonstruksi semi permanen berada di belakang rumah pemilik. Pada pagi harinya, setelah melaksanakan sholat shubuh, seperti biasa kedua korban mengecek kandang. Sayangnya sapi sudah hilang dengan  kondisi kandang dibobol.

“Kedua kandang berada di belakang rumah. Herannya saat kejadian tidak ada orang dirumah yang mengetahui hal tersebut. Kebiasaan orang sini (Banyuanyar Kidul, Red) selesai salat shubuh yang punya ternak pasti mengecek kandang. Saat itulah baru tahu kalau kandang sudah kosong,” ujar Samsul.

Mengetahui hal tersebut kemudian korban melaporkan kepada Kepala Desa setempat. Kepala desa memberitahukan hal tersebut kepada perangkat desa. Dari situlah, pencarian itu membuahkan hasil. Seekor sapi berhasil ditemukan di Desa Gununggeni, Banyuanyar. (ar/mie)

 

BANYUANYAR, Radar Bromo–Aksi kawanan maling sapi masih meneror warga Probolinggo. Kali ini warga Desa Banyuanyar Kidul menjadi sasarannya.

Dua sapi milik warga berhasil dibawa kabur, Senin (12/7) pagi. Sementara satu sapi lainnay berhasil ditemukan setelah perangkat desa bersama warga melakukan pencarian.

Kawanan maling membawa kabur seekor sapi milik  Yusuf, 45 dan Tajap, 65. Keduanya warga Dusun Krajan. Sapi itu berada dua kandang yang berbeda namun jaraknya cukup dekat. Kedua pemilik sapi baru menyadari sapi hilang saat hendak memberikan pakan.

“Korbannya dapat dikatakan satu lokasi, sebab jarak antar kandang hanya 100 meter. Kandang milik Yusup berada disisi utara dan Tajap berada disebalah selatan,” ujar Sekretaris Desa Banyuyanyar Kidul, Samsul.

Sebelum kandang disatroni maling, pada malam hari kedua korban sempat mengecek kandang. Tidak hanya itu sapi juga diberi pakan agar tidak kelaparan.

Setelah selesai memberi pakan, keduanya tidur pulang kerumah. Kandang sapi berkonstruksi semi permanen berada di belakang rumah pemilik. Pada pagi harinya, setelah melaksanakan sholat shubuh, seperti biasa kedua korban mengecek kandang. Sayangnya sapi sudah hilang dengan  kondisi kandang dibobol.

“Kedua kandang berada di belakang rumah. Herannya saat kejadian tidak ada orang dirumah yang mengetahui hal tersebut. Kebiasaan orang sini (Banyuanyar Kidul, Red) selesai salat shubuh yang punya ternak pasti mengecek kandang. Saat itulah baru tahu kalau kandang sudah kosong,” ujar Samsul.

Mengetahui hal tersebut kemudian korban melaporkan kepada Kepala Desa setempat. Kepala desa memberitahukan hal tersebut kepada perangkat desa. Dari situlah, pencarian itu membuahkan hasil. Seekor sapi berhasil ditemukan di Desa Gununggeni, Banyuanyar. (ar/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/