alexametrics
26 C
Probolinggo
Friday, 20 May 2022

Bos Bengkel Jadi Pelaku Tunggal Pemanfaatan Tanah Negara tanpa Izin

BANGIL, Radar Bromo – Penyidikan kasus pemanfaatan tanah negara tanpa izin oleh bos bengkel, M. Romli alias Romi masih dilakukan. Sejauh ini, dia menjadi satu-satunya tersangka alias pelaku tunggal.

Kajari Kabupaten Pasuruan Ramdhanu Dwiyantoro melalui Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan Jemmy Sandra menegaskan, penyidikan yang dilakukan pihak kejaksaan memang mengarah ke Romi. Belum ada keterlibatan pihak lain atas penggunaan tanah negara tanpa izin di Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, tersebut.

“Kami belum menemukan tersangka lain yang ikut serta. Dia menjadi tersangka tunggal,” bebernya.

Ditambahkan Jemmy, penyidikan mendalam tengah dilakukan terhadap kasus itu. Termasuk mencari detail kerugian negara yang ditimbulkannya.

“Angka pasti berapa kerugian negara memang belum. Kami masih menghitung nilainya,” sampainya.

Pakai Tanah Kas Desa Warungdowo, Bos Bengkel Dijebloskan ke Penjara

Seperti diberitakan, Kades Warungdowo melaporkan dugaan penggunaan tanah negara tanpa izin ke Kejari Kabupaten Pasuruan pada 2021. Kejari lantas menahan Romi, pengusaha bengkel mobil asal Parasrejo, Kecamatan Pohjentrek, sebagai pihak yang memanfaatkan tanah negara itu. Ia ditahan sejak Kamis (10/2) di Rutan Bangil.

Tanah negara yang dimaksud berupa TKD Warungdowo dan PT KAI Daop 9 Jember. Lahan seluas 9 ribu meter persegi itu dipakainya untuk bengkel mobil. Sejak 2014, tanah itu ditempati. Tidak ada izin atau prosedur apapun yang sesuai. Padahal, ada profit di dalamnya.

Romi sendiri beralasan, memiliki bukti atas kepemilikan tanah tersebut. Hal itulah yang membuatnya berani untuk menempati lahan yang diklaim miliknya itu. (one/hn)

 

BANGIL, Radar Bromo – Penyidikan kasus pemanfaatan tanah negara tanpa izin oleh bos bengkel, M. Romli alias Romi masih dilakukan. Sejauh ini, dia menjadi satu-satunya tersangka alias pelaku tunggal.

Kajari Kabupaten Pasuruan Ramdhanu Dwiyantoro melalui Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan Jemmy Sandra menegaskan, penyidikan yang dilakukan pihak kejaksaan memang mengarah ke Romi. Belum ada keterlibatan pihak lain atas penggunaan tanah negara tanpa izin di Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, tersebut.

“Kami belum menemukan tersangka lain yang ikut serta. Dia menjadi tersangka tunggal,” bebernya.

Ditambahkan Jemmy, penyidikan mendalam tengah dilakukan terhadap kasus itu. Termasuk mencari detail kerugian negara yang ditimbulkannya.

“Angka pasti berapa kerugian negara memang belum. Kami masih menghitung nilainya,” sampainya.

Pakai Tanah Kas Desa Warungdowo, Bos Bengkel Dijebloskan ke Penjara

Seperti diberitakan, Kades Warungdowo melaporkan dugaan penggunaan tanah negara tanpa izin ke Kejari Kabupaten Pasuruan pada 2021. Kejari lantas menahan Romi, pengusaha bengkel mobil asal Parasrejo, Kecamatan Pohjentrek, sebagai pihak yang memanfaatkan tanah negara itu. Ia ditahan sejak Kamis (10/2) di Rutan Bangil.

Tanah negara yang dimaksud berupa TKD Warungdowo dan PT KAI Daop 9 Jember. Lahan seluas 9 ribu meter persegi itu dipakainya untuk bengkel mobil. Sejak 2014, tanah itu ditempati. Tidak ada izin atau prosedur apapun yang sesuai. Padahal, ada profit di dalamnya.

Romi sendiri beralasan, memiliki bukti atas kepemilikan tanah tersebut. Hal itulah yang membuatnya berani untuk menempati lahan yang diklaim miliknya itu. (one/hn)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/