Penganiaya Mantan Istri Siri di Gempol Dibekuk saat Ngopi

GEMPOL, Radar Bromo – Berakhir sudah cerita pelarian Rudi Wuryanto, 44, dari kejaran polisi. Warga Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, itu dibekuk saat asyik ngopi di warung kopi di bundaran arteri, Tanggulangin, Sidoarjo, Senin (10/2) sore.

Rudi dibekuk lantaran terlibat kasus penganiayaan kepada mantan istri sirinya, Nanik Wijayanti. Aksi penganiayaan itu berlangsung Selasa (4/2) sekitar pukul 08.00 di halaman depan tempat korban bekerja. Yakni, kantor PT PJTKI BGS, di Dusun Pandean, Desa Legok, Kecamatan Gempol.

“Usai lakukan penyelidikan dan pengejaran pada pelaku selama sepekan, akhirnya membuahkan hasil. Begitu ada info pelakunya tengah ngopi di sebuah warkop daerah arteri, Tangggulangin, Buser langsung meluncur dan berhasil menangkapnya,” ungkap Kanitreskrim Polsek Gempol Ipda Slamet Mudjiono.

Sementara celurit yang digunakan untuk menganiaya korban mantan istri siri, tak ditemukan. “Dari pemeriksaan, motifnya pelaku kesal terhadap korban. Sebab, menolak berpisah nikah siri. Sehingga, terjadilah aksi ini. Korban alami luka lecet dan lebam pada bagian lehernya,” kata Kanitreskrim.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 351 (1) KUHP dan 335 (1) KUHP subs UU darurat 12/1951. “Ancaman hukuman maksimalnya, delapan tahun penjara,” imbuh Slamet. (zal/mie)