alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Terlibat Kasus Pencurian Sapi, Warga Sanganom di Nguling Dibekuk

NGULING,Radar Bromo – Tersangka pencurian hewan (curwan) Suyali, 47, sempat berhasil kabur dari kejaran anggota Polsek Nguling, Polres Pasuruan Kota. Namun, kini tersangka harus meringkuk di balik jeruji besi Polsek Nguling.

Anggota Polsek Nguling meringkus warga Desa Sanganom, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, itu ketika berada di rumahnya, Minggu (10/1). Tersangka curhewan di Desa Sanganom pada 18 November 2020 itu pun digelandang ke Mapolsek Nguling.

Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto mengatakan, curhewan ini dilakukan pada 18 November 2020 sekitar pukul 04.30. Salah satu sapi betina milik warga setempat, Fauzan hilang dari kandangnya. Kandang itu berada di belakang rumah korban di Dusun Sangsang 1, RT/RW 01/03.

Padahal, sebelumnya, sekitar pukul 02.00, saat korban mengecek sapinya masih lengkap. Ada dua ekor sapi di kandangnya. Atas kejadian itu, korban bersama tetangganya berusaha mencarinya, namun tidak berhasil.

Karenanya, korban menghubungi Kepala Desa Sanganom Agun untuk melaporkan kejadian ini ke Polsek Nguling. “Pada 5 Desember, petugas Polsek Nguling mendapatkan informasi ada pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor) tertangkap di Polsek Lumbang, Polres Probolinggo. Dari sini, kami melakukan pengecekan pada pelaku tersebut,” ujar Endy.

Dari pengecekan ini, diketahui ada warga Desa Sanganom yang tertangkap kasus curanmor bernama Midi. Anggota Polsek Nguling juga mendapatkan informasi dari Polsek Lumbang, jika Midi juga pernah mencuri sapi di Desa Sanganom.

Dari sini, anggota Polsek Nguling memeriksa Midi. Kepada penyidik,Midi mengaku memang telah mencuri sapi betina di Desa Sanganom. Pencurian itu dilakukan bersama empat rekannya, pada 18 November 2020. Salah satunya, Suyali.

Pada 10 Januari, anggota Polsek Nguling mendapatkan informasi Suyali pulang. Informasi ini ditindaklanjuti dengan menangkap tersangka. Dari rumah tersangka, juga ditemukan barang bukti berupa potongan bambu dan tampar merah.

“Selain itu, ada satu buah baju bertulis Levis warna biru dan satu buah handphone yang dibelinya dari hasil pencurian sapi. Ia dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara,” jelas Endy. (riz/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU