alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Perampokan Juragan Bawang Banyuanyar Lor, Polisi Periksa 2 Saksi

GENDING,Radar Bromo – Perampokan yang menimpa keluarga juragan bawang Arusi Nato, warga Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, terus didalami. Namun, sampai Senin (11/1) baru dua saksi yang dimintai keterangan penyidik Polsek Gending, Polres Probolinggo.

Kanit Reskrim Polsek Gending Bripka Adi Sapta mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Di antaranya, Edi Suwaro dan Yuliani. Mereka adalah menantu dan anak korban.

Juragan Bawang di Banyuanyar Lor Dirampok, Emas 46 Gram-Duit Amblas

“Keterangan dari para saksi sudah kami dapatkan. Dari keterangan saksi, pelakunya berjumlah 4 orang. Para pelaku ini masuk dari jendela selatan rumah, langsung melancarkan aksinya dan kabur juga dari jendela yang sama. Saat ini masih terus kami selidiki perihal kejadian perampokan itu,” ujarnya, Senin (11/1).

Adi menjelaskan, dalam kasus ini pihaknya masih mengumpulkan informasi lebih lanjut perihal pelaku. Sebab, belum diketahui secara identitas mereka. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa mendapatkan informasi. Yang jelas pengembangan kasus perampokan ini terus dilakukan,” ujarnya.

Diketahui, Minggu (10/1), empat perampok menyatroni rumah Arusi Nato. Korban bersama keluarganya sempat disekap oleh empat pelaku yang membawa senjata tajam itu. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 67 juta.

Kerugian itu dihitung dari uang tunai Rp 29.200.000; gelang emas seberat 8,3 gram; 18,9 gram; dan kalung emas dengan berat 6,8 gram. Ada juga kalung emas seberat 12 gram. (mu/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU