alexametrics
29C
Probolinggo
Thursday, 22 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Kasus Dana Hibah KONI Kota Probolinggo, Kejari Tunggu Hasil APIP

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KANIGARAN, Radar Bromo – Selain penyelidikan dugaan korupsi dana retribusi pasar, Kejari Probolinggo juga pernah memeriksa dugaan penyelewengan penggunaan dana hibah KONI Kota Probolinggo tahun 2019. Namun, sampai saat ini, kelanjutan kasusnya belum ada kejelasan.

Kasi Intel Kejari Probolinggo Benny Bryandono ditemani Kasi Pidsus Rio R Situmeang menjelaskan, pihaknya memang sudah memeriksa dugaan penyelewengan itu.

Pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) atas dugaan penyelewengan itu dilakukan pada Agustus lalu. Bahkan, saat itu cabor-cabor di KONI dipanggil untuk dimintai keterangan.

Namun, kemudian kasus itu oleh Kejari dilimpahkan ke Inspektorat. Harapannya, dugaan penyelewengan itu diselesaikan secara internal melalui Audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Menurut Benny, APIP akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya dugaan penyelewengan di tubuh KONI. Kemudian, hasilnya juga disampaikan ke Kejari sebagai tembusan.

Namun, hingga Selasa (10/11) Kejari menurutnya belum menerima surat tembusan hasil penilaian APIP pada KONI. “Harusnya apapun hasilnya, apakah ada temuan atau tidak, harus ada surat tembusan ke kami juga. Tapi hingga kini belum ada,” kata Benny.

Jawa Pos Radar Bromo pun berusaha mengonfirmasi Kepala Inpekstorat Kota Probolinggo Tartib Gunawan. Namun, yang bersangkutan tidak bisa dikonfirmasi.

Tartib pun tak kunjung mengangkat telpon saat dihubungi. Demikian juga pesan whatsapp yang dikirim padanya, tidak dijawab.

Di sisi lain, Ketua KONI Kota Probolinggo Siswadi saat ini diinformasikan mengundurkan diri dari jabatannya. Menurut informasi dari seorang pengurus KONI, pengunduran diri itu dilakukan berdasarkan rekomendasi internal KONI.

Alasannya, karena Siswadi saat ini menjabat sebagai Direktur PDAM Kota Probolinggo. Dia direkomendasikan mundur sehingga tidak rangkap jabatan.

“Memang Pak Sis (Siswadi, red) mundur dari jabatannya. Beliau mundur sekitar sepekan lalu. Mundur karena Direktur BUMD. Jadi dilarang merangkap jabatan di tempat lain. Saya tidak hafal aturan nomor berapa. Yang jelas diatur dalam aturan BUMN. Sekarang KONI diisi Plt,” ungkap sumber yang enggan namanya disebut itu.

Jawa Pos Radar Bromo pun mengonfirmasi Siswadi melalui sejumlah nomor HP yang dimilikinya. Namun, Siswadi tidak bisa dihubungi hingga pukul 17.00.

Penjelasan singkat disampaikan Plt Ketua KONI Kota Probolinggo Agus Setiawan. Ia menjelaskan, dirinya saat ini memang ditunjuk sebagai Plt ketua KONI menggantikan Siswadi. Namun, Agus masih enggan memberikan keterangan detail.

“Benar saat ini saya Plt KONI Kota. Untuk jelasnya besok saja ketemu di kantor,” singkat Agus, Selasa (10/11) siang. (rpd/hn)

Mobile_AP_Rectangle 1

KANIGARAN, Radar Bromo – Selain penyelidikan dugaan korupsi dana retribusi pasar, Kejari Probolinggo juga pernah memeriksa dugaan penyelewengan penggunaan dana hibah KONI Kota Probolinggo tahun 2019. Namun, sampai saat ini, kelanjutan kasusnya belum ada kejelasan.

Kasi Intel Kejari Probolinggo Benny Bryandono ditemani Kasi Pidsus Rio R Situmeang menjelaskan, pihaknya memang sudah memeriksa dugaan penyelewengan itu.

Pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) atas dugaan penyelewengan itu dilakukan pada Agustus lalu. Bahkan, saat itu cabor-cabor di KONI dipanggil untuk dimintai keterangan.

Mobile_AP_Half Page

Namun, kemudian kasus itu oleh Kejari dilimpahkan ke Inspektorat. Harapannya, dugaan penyelewengan itu diselesaikan secara internal melalui Audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Menurut Benny, APIP akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya dugaan penyelewengan di tubuh KONI. Kemudian, hasilnya juga disampaikan ke Kejari sebagai tembusan.

Namun, hingga Selasa (10/11) Kejari menurutnya belum menerima surat tembusan hasil penilaian APIP pada KONI. “Harusnya apapun hasilnya, apakah ada temuan atau tidak, harus ada surat tembusan ke kami juga. Tapi hingga kini belum ada,” kata Benny.

Jawa Pos Radar Bromo pun berusaha mengonfirmasi Kepala Inpekstorat Kota Probolinggo Tartib Gunawan. Namun, yang bersangkutan tidak bisa dikonfirmasi.

Tartib pun tak kunjung mengangkat telpon saat dihubungi. Demikian juga pesan whatsapp yang dikirim padanya, tidak dijawab.

Di sisi lain, Ketua KONI Kota Probolinggo Siswadi saat ini diinformasikan mengundurkan diri dari jabatannya. Menurut informasi dari seorang pengurus KONI, pengunduran diri itu dilakukan berdasarkan rekomendasi internal KONI.

Alasannya, karena Siswadi saat ini menjabat sebagai Direktur PDAM Kota Probolinggo. Dia direkomendasikan mundur sehingga tidak rangkap jabatan.

“Memang Pak Sis (Siswadi, red) mundur dari jabatannya. Beliau mundur sekitar sepekan lalu. Mundur karena Direktur BUMD. Jadi dilarang merangkap jabatan di tempat lain. Saya tidak hafal aturan nomor berapa. Yang jelas diatur dalam aturan BUMN. Sekarang KONI diisi Plt,” ungkap sumber yang enggan namanya disebut itu.

Jawa Pos Radar Bromo pun mengonfirmasi Siswadi melalui sejumlah nomor HP yang dimilikinya. Namun, Siswadi tidak bisa dihubungi hingga pukul 17.00.

Penjelasan singkat disampaikan Plt Ketua KONI Kota Probolinggo Agus Setiawan. Ia menjelaskan, dirinya saat ini memang ditunjuk sebagai Plt ketua KONI menggantikan Siswadi. Namun, Agus masih enggan memberikan keterangan detail.

“Benar saat ini saya Plt KONI Kota. Untuk jelasnya besok saja ketemu di kantor,” singkat Agus, Selasa (10/11) siang. (rpd/hn)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2