alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Awalnya Diminta Rekam Video Syur lalu Dipaksa Threesome Saudara

BANGIL, Radar Bromo–Sungguh nasib menimpa FS, 18, warga Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan ini. Betapa tidak, perempuan yang sudah menjanda tersebut, menjadi korban pemerkosaan, threesome.

Ironisnya, perilaku jahat itu dilakukan oleh orang dekat. Yakni suami sepupunya sendiri berinisial SY, 40. Parahnya, aksi tersebut tidak hanya ditonton langsung oleh sepupunya sendiri, NY, 35. Tetapi juga direkam oleh NY.

Kasus ini pun dilaporkan ke pihak kepolisian. Setelah keluarga korban, tidak terima dengan apa yang dilakukan pelaku. “Kami sudah melayangkan laporan tersebut ke pihak kepolisian, sejak 21 April 2021,” kata Dani Harianto, penasihat hukum korban dari Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPTPA) Kabupaten Pasuruan.

Dani menceritakan, kasus ini bermula saat korban diminta menemani sepupunya atau terlapor, NY, di rumahnya, 12 April 2021 lalu. Tanpa menaruh curiga, korban datang ke rumah terlapor.

Sampai rumah terlapor, ia diminta untuk memijat terlapor. Selanjutnya, NY meminta agar terlapor memvideokan aksi syur dengan SY, suami sirinya. “Korban diiming-imingi uang Rp 200 ribu untuk memvideokan hubungan intim terlapor dengan suami sirinya tersebut di kamar,” ungkap Dani.

Sekitar belasan detik lamanya, korban mengambil video, hubungan badan pasangan siri itu. Tanpa disadari, korban kemudian diseret oleh SY ke ranjang. Korban diminta, untuk melayaninya dan berhubungan badan dengan SY.

Bukan hanya sekali. Tapi sampai lima kali pada hari yang sama. “Gantian. Sepertinya terlapor dan suaminya ada kelainan. Korban sempat menolak. Tapi, dia sudah dicekoki sabu-sabu, sehingga kesadarannya sedikit hilang,” tambah Dani.

Korban lantas diminta pulang. Korban pun diancam tak boleh menyebarkan hal itu pada yang lain. (one/mie)

 

BANGIL, Radar Bromo–Sungguh nasib menimpa FS, 18, warga Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan ini. Betapa tidak, perempuan yang sudah menjanda tersebut, menjadi korban pemerkosaan, threesome.

Ironisnya, perilaku jahat itu dilakukan oleh orang dekat. Yakni suami sepupunya sendiri berinisial SY, 40. Parahnya, aksi tersebut tidak hanya ditonton langsung oleh sepupunya sendiri, NY, 35. Tetapi juga direkam oleh NY.

Kasus ini pun dilaporkan ke pihak kepolisian. Setelah keluarga korban, tidak terima dengan apa yang dilakukan pelaku. “Kami sudah melayangkan laporan tersebut ke pihak kepolisian, sejak 21 April 2021,” kata Dani Harianto, penasihat hukum korban dari Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPTPA) Kabupaten Pasuruan.

Dani menceritakan, kasus ini bermula saat korban diminta menemani sepupunya atau terlapor, NY, di rumahnya, 12 April 2021 lalu. Tanpa menaruh curiga, korban datang ke rumah terlapor.

Sampai rumah terlapor, ia diminta untuk memijat terlapor. Selanjutnya, NY meminta agar terlapor memvideokan aksi syur dengan SY, suami sirinya. “Korban diiming-imingi uang Rp 200 ribu untuk memvideokan hubungan intim terlapor dengan suami sirinya tersebut di kamar,” ungkap Dani.

Sekitar belasan detik lamanya, korban mengambil video, hubungan badan pasangan siri itu. Tanpa disadari, korban kemudian diseret oleh SY ke ranjang. Korban diminta, untuk melayaninya dan berhubungan badan dengan SY.

Bukan hanya sekali. Tapi sampai lima kali pada hari yang sama. “Gantian. Sepertinya terlapor dan suaminya ada kelainan. Korban sempat menolak. Tapi, dia sudah dicekoki sabu-sabu, sehingga kesadarannya sedikit hilang,” tambah Dani.

Korban lantas diminta pulang. Korban pun diancam tak boleh menyebarkan hal itu pada yang lain. (one/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/