alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Friday, 27 November 2020

CCTV Tak Banyak Membantu, Polisi Sulit Ungkap Kasus Pengeroyokan Remaja di Malam Pergantian Tahun

PANDAAN – Upaya kepolisian untuk memburu pelaku lain pengeroyokan dua remaja di malam pergantian tahun lalu, menemui kesulitan. Penyebabnya, polisi tak cukup bukti untuk menangkap orang-orang yang dinilai ikut menjadi pelaku.

Langkah kepolisian dengan mencari bukti lain dari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, juga tak banyak membantu. Penyebabnya, rekaman CCTV tak merekam jelas.

Alhasil, saat ini baru satu pelaku yang kini sudah dititipkan di Rutan Bangil. Dia adalah Nurizky Buwono, 19, asal Desa Jeruk Purut, Kecamatan Gempol.

“Pelakunya masih satu yang kami tangkap, lainnya belum dan sampai dengan sekarang terus lidik dilapangan,” jelas Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Suparlan.

BARU SATU: Nurizky Buwono, pelaku pengeroyokan dan kini sudah dititipkan ke Rutan Bangil. (Foto dok)

Meskipun sudah memeriksa korban dan juga tiga orang saksi lainnya, polisi belum bisa menetapkan tersangka lain. Hasil dri rekaman CCTV di sekitar TKP, kata Suparlan, tak kuat.

“Rekaman CCTV nya tak jelas dan kurang fokus, kondisinya gelap. Selain itu, banyak orang berlalu lalang di TKP. Korban dan saksi lainnya juga tak kenal. Ini menjadi kendala dan untuk mengungkapnya butuh waktu,” tukasnya.

Meski begitu, kasus pengeroyokan yang mengakibatkan dua korban luka berat tersebut, ia tegaskan tetap menjadi atensinya. Dalam proses lidik, unit reskrim Polsek Pandaan diback up buser Polres Pasuruan untuk mengungkap sekaligus menangkapnya.

“Lidiknya belum putus, tapi tetap jalan terus sampai dengan semua pelakunya terungkap dan tertangkap,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua remaja yakni Rendi, 17, asal Kelurahan Petungasri dan Sondik Ari Prabowo, 22, warga Desa Kebonwaris, Kecamatan Pandaan, menjadi korban pengeroyokan. Saat malam pergantian tahun lalu, mereka dikeroyok hingga mengalami luka dan harus dirawat di IGD Puskesmas Pandaan. (zal/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usai Dilantik, Ribuan KPPS yang Bertugas di Pilwali Dirapid Test

Ini salah satu upaya KPU dalam memastikan seluruh putugas penyelanggara, seperti KPPS hingga linmas benar-benar sehat dan tidak terjangkit Covid-19

Petugas KPPS Harus Jaga Integritas selama Pilwali

Selanjutnya, KPU akan memberikan pembekalan bagi KPPS sebelum bertugas.

Pembobol Alfamart Suwayuwo Dibekuk, Pelaku Residivis, Ini Tampangya

Pelaku pembobolan toko modern yang berada di sebelah timur jalan nasional ini ada tiga orang.

Pembuangan Bayi di Bermi Krucil, sang Ibu Jadi Tersangka

Setelah melahirkan, pelaku langsung meninggalkan bayinya. Itu dilakukan agar tidak ada orang yang tahu dirinya telah melahirkan.