alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Tepergok Curi Motor di Pendil, Pemuda asal Ranuagung Tiris Dimassa

GENDING, Radar Bromo – Maraknya kasus pencurian motor di wilayah Polres Probolinggo, bikin warga geram. Karenanya, ketika ada maling motor tertangkap, membuat emosi sejumlah warga mudah tersulut. Seperti terjadi di Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar, Senin (8/11).

Saat itu, Mulyadi, 26, warga Dusun Wates, Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, dihakimi massa. Dia tepergok korban mencuri motor di Dusun Krajan, Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Tersangka kepergok saat hendak membawa kabur motor hasil curiannya.

Pencurian itu terjadi saat korban Firman, 21, warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending, pergi ke sebuah bengkel di Dusun Krajan, Desa Sebaung. Jaraknya sekitar 800 meter dari rumah korban.

Korban yang mengendarai Honda Supra X 125, memarkirkan motornya di halaman bengkel. Tanpa curiga, Firman beraktivitas di bengkel. Sekitar pukul 14.00, datang Mulyadi. Karena sibuk, Firman tidak menyadari motor bernopol N 5991 ND miliknya jadi target pencurian.

Korban baru menyadari ketika motornya telah berada di tepi Jalan Raya Sebaung. Jalan yang menghubungkan Kecamatan Gending dengan Kecamatan Banyuanyar. Motornya sudah dinaiki pelaku. Kontan, korban berlari dan mengejar pelaku.

“Saat hendak dibawa kabur, pemiliknya menyadari. Pelaku hendak menggeber motornya. Pemiliknya lari dan loncat ke jok motornya. Sehingga saat dibawa lari ke timur, pelaku dan korban berboncengan,” ujar Perangkat Desa Sebaung Bambang, Selasa (9/11).

Selama dibawa kabur, Firman menyuruh pelaku menepi. Tetapi, tidak diindahkan. Malah, pelaku terus menaikkan kecepatan motor yang dikendarai. Firman pun nekat. Ia mengubah haluan motornya dan membuat keduanya terjatuh di Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar. Sekitar 500 meter dari lokasi pencurian.

GENDING, Radar Bromo – Maraknya kasus pencurian motor di wilayah Polres Probolinggo, bikin warga geram. Karenanya, ketika ada maling motor tertangkap, membuat emosi sejumlah warga mudah tersulut. Seperti terjadi di Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar, Senin (8/11).

Saat itu, Mulyadi, 26, warga Dusun Wates, Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, dihakimi massa. Dia tepergok korban mencuri motor di Dusun Krajan, Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Tersangka kepergok saat hendak membawa kabur motor hasil curiannya.

Pencurian itu terjadi saat korban Firman, 21, warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending, pergi ke sebuah bengkel di Dusun Krajan, Desa Sebaung. Jaraknya sekitar 800 meter dari rumah korban.

Korban yang mengendarai Honda Supra X 125, memarkirkan motornya di halaman bengkel. Tanpa curiga, Firman beraktivitas di bengkel. Sekitar pukul 14.00, datang Mulyadi. Karena sibuk, Firman tidak menyadari motor bernopol N 5991 ND miliknya jadi target pencurian.

Korban baru menyadari ketika motornya telah berada di tepi Jalan Raya Sebaung. Jalan yang menghubungkan Kecamatan Gending dengan Kecamatan Banyuanyar. Motornya sudah dinaiki pelaku. Kontan, korban berlari dan mengejar pelaku.

“Saat hendak dibawa kabur, pemiliknya menyadari. Pelaku hendak menggeber motornya. Pemiliknya lari dan loncat ke jok motornya. Sehingga saat dibawa lari ke timur, pelaku dan korban berboncengan,” ujar Perangkat Desa Sebaung Bambang, Selasa (9/11).

Selama dibawa kabur, Firman menyuruh pelaku menepi. Tetapi, tidak diindahkan. Malah, pelaku terus menaikkan kecepatan motor yang dikendarai. Firman pun nekat. Ia mengubah haluan motornya dan membuat keduanya terjatuh di Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar. Sekitar 500 meter dari lokasi pencurian.

MOST READ

BERITA TERBARU

/