Bantuan PKH Diduga Nyantol, Warga Sidomulyo Kotaanyar Lapor Polres  

PROTES: Sustina 46, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Kotaanyar, memperlihatkan stiker bantuan dari pemerintah, Ia terdaftar sebai KPM penerima dua bantuan, namun bantuan yang terimanya hanya PKH saja.

Related Post

KOTAANYAR, Radar Bromo – Pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) pada Program Keluarga Harapan (PKH) di Sidomulyo, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo dinilai tidak sampai ke penerima. Karena itu, Senin (6/7) warga setempat mengadukan hal itu ke Unit Tipikor Polres Probolinggo.

Adalah Samsul, 38, warga yang mengadukan bantuan PKH itu ke Mapolres. Warga RT 17/ RW 6 Dusun Krajan tersebut mengatakan, pengaduan dilakukan karena dirinya atau istrinya Hotimah, 35, yang menjadi keluarga penerima manfaat (KPM) PKH itu tidak pernah mendapatkan bantuan tersebut.

Menurutnya, dirinya baru tahu bahwa keluarganya merupakan KPM PKH sejak Juni. Saat itu dia mendapat buku rekening dan ATM dari ketua kelompok dusun KPM PKH.

“Saya baru tahu bahwa istri mendapat PKH setelah buku rekening dan ATM bantuan diberikan kepada istri  oleh ketua kelompok dusun KPM PKH sebulan lalu. Saat dicek, di sana sudah ada transaksi sejak tahun 2017. Sementara saya beserta istri tidak pernah mendapatkan uang itu,” ujarnya, Rabu (9/7).

Kanit Tipikor Polres Probolinggo Iptu Kurdi mengatakan, memang ada laporan tentang masalah PKH pada pihaknya. Namun, ia mengatakan, pihaknya belum menerima laporan secara resmi.

“Pengaduannya belum turun. Jadi, laporan resminya juga belum turun terkait PKH. Perlu ditegaskan kembali, aduan ini terkait PKH bukan BLT-DD,” ujarnya.

Tidak hanya Samsul. Keluhan juga disampaikan Sustina, warga Dusun Krajan RT 18. Sustina mengaku, rumahnya ditempeli stiker penerima bantuan. Di sana, tercawang dua bantuan untuknya. Yaitu, PKH dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).

Namun, selama ini dirinya mengaku tidak mendapat BPNT. “Kalau bantuan PKH lancar. Namun, untuk BPNT tidak pernah mendapatkan,” ujarnya.

Koordinator Daerah (Korda) Program Sembako/BPNT pada Dinas Sosial A. Mustahiqul Imil mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan perihal keluhan tersebut. Sebab, ada beberapa faktor apabila KPM penerima tidak mendapatkan bantuan.

“Saya harus lebih dulu mengecek KKS (Kartu Keluarga Sejahtera, Red) seperti apa. Karena itu belum bisa dipastikan kenapa ibu ini (Sustina, red) tidak mendapat BPNT. Apa karena BPNT beliau dinonaktifkan atau karena hal lain. Pengecekan bisa langsung ke Dinas Sosial,” ujarnya. (mg1/hn)