alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Santri di Triwung Kidul Dibegal, Vario Milik Pengasuh Ponpes Raib  

KADEMANGAN, Radar Bromo-Aksi kawanan begal masih meneror pengendara di Kota Probolinggo. Rabu malam (9/6) seorang santri di pondok pesantren An-Nahdliyah, Kademangan jadi korban begal. Motor Honda Vario N 2267 SB pun amblas.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, santri yang jadi korban begal itu adalah Yogi. Aksi pembegalan terjadi sekitar pukul 20.00 di Jalan Pakis, Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Kapolsek Kademangan Kompol Sumardjo menerangkan, Kamis (10/6) pagi, sejumlah anggota kepolisian telah mendatangi pondok untuk mengorek keterangan. “Saat ini kami masih mendalami kasus ini. Selain sejumlah saksi kami periksa, kami juga mendatangi ponpes korban,” kata perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu.

Hasil dari keterangan sementara, motor yang raib itu

milik ponpes. Awalnya, motor digunakan oleh pengasuh ponpes. Yakni Hayi, 40 warga Kelurahan Triwung Kidul.

Saat itu, ada tamu di pondok. Sehingga, Hayi menyuruh Yogi, santrinya untuk membeli rokok. Remaja 15 tahun itu menggunakan motor Hayi.

Usai membeli rokok, seperti biasnaya, santri tersebut pulang. Namun, di perjalan Yogi dicegat oleh 6 orang yang tak dikenal dengan menggunakan tiga sepeda motor. “Infonya sejumlah pelaku itu membawa senjata tajam. Ada yang jenis celurit, ada juga yang model samurai,” kata Kompol Sumardjo.

Mengetahui dirinya hendak dibegal, santri tersebut berusaha menghindari dua pelaku yang membawa celurit di depan. Namun, pelaku yang berjejer itu membuat santri tersebut takut dan terjatuh.

Selanjutnya, santri yang ketakutan itu langsung melarikan diri meninggalkan motornya. Sementara itu motor tersebut dibawa lari oleh pelaku.

“Malam itu korban didampingi teman dan juga pengasuhnya laporan ke polsek. Kami lakukan penyelidikan. Serta ditemukan adanya sebuah tas di lokasi yang diduga tas dan dompet hasil jambret. Hingga saat ini kami terus melakukan penyelidikan,” tambah Kompol Sumardjo. (rpd/mie)

 

KADEMANGAN, Radar Bromo-Aksi kawanan begal masih meneror pengendara di Kota Probolinggo. Rabu malam (9/6) seorang santri di pondok pesantren An-Nahdliyah, Kademangan jadi korban begal. Motor Honda Vario N 2267 SB pun amblas.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, santri yang jadi korban begal itu adalah Yogi. Aksi pembegalan terjadi sekitar pukul 20.00 di Jalan Pakis, Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Kapolsek Kademangan Kompol Sumardjo menerangkan, Kamis (10/6) pagi, sejumlah anggota kepolisian telah mendatangi pondok untuk mengorek keterangan. “Saat ini kami masih mendalami kasus ini. Selain sejumlah saksi kami periksa, kami juga mendatangi ponpes korban,” kata perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu.

Hasil dari keterangan sementara, motor yang raib itu

milik ponpes. Awalnya, motor digunakan oleh pengasuh ponpes. Yakni Hayi, 40 warga Kelurahan Triwung Kidul.

Saat itu, ada tamu di pondok. Sehingga, Hayi menyuruh Yogi, santrinya untuk membeli rokok. Remaja 15 tahun itu menggunakan motor Hayi.

Usai membeli rokok, seperti biasnaya, santri tersebut pulang. Namun, di perjalan Yogi dicegat oleh 6 orang yang tak dikenal dengan menggunakan tiga sepeda motor. “Infonya sejumlah pelaku itu membawa senjata tajam. Ada yang jenis celurit, ada juga yang model samurai,” kata Kompol Sumardjo.

Mengetahui dirinya hendak dibegal, santri tersebut berusaha menghindari dua pelaku yang membawa celurit di depan. Namun, pelaku yang berjejer itu membuat santri tersebut takut dan terjatuh.

Selanjutnya, santri yang ketakutan itu langsung melarikan diri meninggalkan motornya. Sementara itu motor tersebut dibawa lari oleh pelaku.

“Malam itu korban didampingi teman dan juga pengasuhnya laporan ke polsek. Kami lakukan penyelidikan. Serta ditemukan adanya sebuah tas di lokasi yang diduga tas dan dompet hasil jambret. Hingga saat ini kami terus melakukan penyelidikan,” tambah Kompol Sumardjo. (rpd/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/