alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Monday, 16 May 2022

Ditinggal Beli Es, Motor Yamaha Mio Terbakar di Wonorejo

WONOREJO, Radar Bromo – Sebuah motor matik jenis Yamaha Mio Selasa siang (9/2) sekitar pukul 10.30, terbakar di Jalan Raya Pasuruan-Malang masuk Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, insiden itu bermula saat Yani, 20, warga Desa Segoropuro, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, itu melaju dari utara ke selatan. Ia mengendarai motor Yamaha Mio.

Ia hendak melepas dahaga dengan membeli es. Motor berpelat nomor N 3661 ND miliknya itu lalu diparkir tidak jauh dari warung.

Tiba tiba, tanpa diketahui penyebab pastinya, motor tersebut terbakar.

Sang pemilik yang mengetahui motornya terbakar, langsung berusaha memadamkan api tersebut. “Motor itu terbakar dengan sendirinya,” kata Ismail, 25, salah seorang saksi.

Sang pemilik warung dan warga juga langsung berupaya membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api tidak mudah padam. “Susah padam meski disiram air. Soalnya yang terbakar bagian tangki bensinnya,” jelas Ismail.

Kebakaran itu juga sempat memicu kemacetan jalur Pasuruan-Malang. Sebab, tak sedikit pengguna jalan yang berhenti untuk sekadar melihat kebakaran itu.

Api baru bisa dipadamkan sekitar 20 menit kemudian. Saat itu motor matik itu telah menjadi kerangka. Kapolsek Wonorejo AKP Made Jayantara mengaku tidak menerima laporan itu. Saat anggotanya mengecek ke lokasi kejadian, keadaan sudah sepi.

“Anggota cek nihil dan tidak ada laporan,” katanya. (sid/mie)

WONOREJO, Radar Bromo – Sebuah motor matik jenis Yamaha Mio Selasa siang (9/2) sekitar pukul 10.30, terbakar di Jalan Raya Pasuruan-Malang masuk Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, insiden itu bermula saat Yani, 20, warga Desa Segoropuro, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, itu melaju dari utara ke selatan. Ia mengendarai motor Yamaha Mio.

Ia hendak melepas dahaga dengan membeli es. Motor berpelat nomor N 3661 ND miliknya itu lalu diparkir tidak jauh dari warung.

Tiba tiba, tanpa diketahui penyebab pastinya, motor tersebut terbakar.

Sang pemilik yang mengetahui motornya terbakar, langsung berusaha memadamkan api tersebut. “Motor itu terbakar dengan sendirinya,” kata Ismail, 25, salah seorang saksi.

Sang pemilik warung dan warga juga langsung berupaya membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api tidak mudah padam. “Susah padam meski disiram air. Soalnya yang terbakar bagian tangki bensinnya,” jelas Ismail.

Kebakaran itu juga sempat memicu kemacetan jalur Pasuruan-Malang. Sebab, tak sedikit pengguna jalan yang berhenti untuk sekadar melihat kebakaran itu.

Api baru bisa dipadamkan sekitar 20 menit kemudian. Saat itu motor matik itu telah menjadi kerangka. Kapolsek Wonorejo AKP Made Jayantara mengaku tidak menerima laporan itu. Saat anggotanya mengecek ke lokasi kejadian, keadaan sudah sepi.

“Anggota cek nihil dan tidak ada laporan,” katanya. (sid/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/