Setahun Buron, Residivis Pencuri TV asal Kalianyar Bangil Dibekuk

BANGIL, Radar Bromo – Berakhir sudah petualangan M. Muchid, 40, dalam menebar teror pencurian. Lelaki asal lingkungan Kalang Anyar, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil, ini ditangkap polisi setelah sempat buron setahun silam.

Ia ditangkap anggota Satreskrim Polres Pasuruan, Jumat (7/2). Penangkapan itu berlangsung saat tersangka berada di rumahnya, sekitar pukul 23.00.

Tersangka ditangkap bukan tanpa sebab. Ia disebut-sebut telah melakukan aksi bobol rumah. Korbannya, menimpa Sumadi, warga Desa/Kecamatan Beji.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda mengatakan, aksi bobol rumah itu terjadi Rabu malam, 10 Juni 2019 sekitar pukul 19.30. Ketika itu, tersangka tengah jalan kaki mencari mangsa. Begitu sampai di depan rumah korban, niatan jahatnya itu akhirnya ia lancarkan.

Ia memanjat tiang rumah dan masuk melalui jendela lantai dua. Ia kemudian mengambil televisi 29 inchi dan handphone OPPO A37 milik korban. Tersangka dengan mudah melancarkan aksi tersebut lantaran rumah korban dalam keadaan kosong.

Kebetulan korban tengah keluar rumah untuk membeli lampu. “Begitu berhasil membawa televisi dan handphone, tersangka kabur melalui jendela lantai bawah,” kata Adrian.

Korban yang pulang, dibuat kaget karena televisi LCD 29 inchi miliknya telah raib dari tempatnya. Karena merasa rugi hingga Rp 5 juta, korban kemudian melaporkan kasus yang menimpanya ke polisi.

Berangkat dari situlah, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Hingga petugas berhasil mengantongi identitas tersangka. Saat mengetahui keberadaan tersangka itulah, petugas kemudian menciduknya.

Dalam pemeriksaan polisi, tersangka tidak hanya sekali beraksi. Ia juga pernah melakukan pencurian amplifier di dua tempat berbeda. Ia juga pernah menggarong kios jins di tepi jalan raya Masangan, Kecamatan Bangil. “Tersangka merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan,” imbuhnya.

Kini, Muchid disangka melanggar pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ia terancam hukuman 7 tahun penjara. (one/mie)