alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Friday, 1 July 2022

Tepergok Ngutil Baju di Distro, Tiga Remaja Dimassa  

MAYANGAN, Radar BromoTiga dari empat remaja asal Kabupaten Probolinggo dimassa. Kamis (9/6), mereka tepergok ngutil pakaian di salah satu distro di Jalan Dr. Soetomo, Kota Probolinggo. Kini, ketiganya diamankan di Mapolres Probolinggo Kota.

Pemilik distro, Iqbal Sidik, 36, mengatakan, awalnya empat remaja itu datang menggunakan dua sepeda motor. Mereka datang seperti konsumen lain yang hendak membeli pakaian. Namun, tidak semuanya masuk ke toko.

Seolah-olah, kata Iqbal, mereka memiliki peran masing-masing. Yang satu bertugas bertanya-tanya kepada karyawan toko dengan maksud menyibukannya. Satu lagi berada dalam toko bagian depan dan satu remaja lagi di dalam toko di tempat terpisah. Sedangkan, seorang remaja lagi berada di depan pintu masuk toko, sembari duduk di atas motornya.

Saat salah satu remaja beraksi, ketahuan oleh salah seorang karyawan, Dinda. Pelaku memasukan kemeja ke balik baju pelaku. Saat hendak keluar, pelaku berpapasan dengan karyawan toko. Namun, kemudian membelakanginya. Mengetahui itu, Dinda meneriakinya maling.

“Sejumlah pemuda yang ada di toko ikan di depan toka saya, langsung berlari dan menangkap ketiga pelaku ini. Satu lagi berhasil kabur. Karena tertangkap dan dipukuli, akhirnya mengaku jika mengambil baju. Tapi, saat polisi datang, bilang jika tidak ambil baju,” ujarnya, sembari tersenyum.

Ketiga remaja ini pun dibawa ke Mapolres Probolinggo Kota untuk dimintai keterangan. Bersama mereka, polisi juga membawa barang bukti baju yang diambil pelaku.

“Harga bajunya Rp 150 ribu. itu yang baru ini ketemu. Saya sering kehilangan. Jika ditotal setahun ini puluhan baju dengan total kerugian nyaris Rp 20 juta,” katanya.

Namun, Iqbal belum memastikan orang yang mengambil pakaian di tokonya orang yang sama atau bukan. “Karena, memang tidak ada CCTV. Namun, jika bukan yang biasa, tidak mungkin lagaknya santai seperti itu,” katanya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Jamal mengaku masih akan melakukan gelar perkara kasus ini. “Ini masih digelar. Ada tiga yang diamankan. Satu berhasil kabur. Identitasnya masih belum. Tapi, infonya warga Kabupaten Probolinggo dan sudah dewasa semuanya,” jelasnya. (rpd/rud)

 

MAYANGAN, Radar BromoTiga dari empat remaja asal Kabupaten Probolinggo dimassa. Kamis (9/6), mereka tepergok ngutil pakaian di salah satu distro di Jalan Dr. Soetomo, Kota Probolinggo. Kini, ketiganya diamankan di Mapolres Probolinggo Kota.

Pemilik distro, Iqbal Sidik, 36, mengatakan, awalnya empat remaja itu datang menggunakan dua sepeda motor. Mereka datang seperti konsumen lain yang hendak membeli pakaian. Namun, tidak semuanya masuk ke toko.

Seolah-olah, kata Iqbal, mereka memiliki peran masing-masing. Yang satu bertugas bertanya-tanya kepada karyawan toko dengan maksud menyibukannya. Satu lagi berada dalam toko bagian depan dan satu remaja lagi di dalam toko di tempat terpisah. Sedangkan, seorang remaja lagi berada di depan pintu masuk toko, sembari duduk di atas motornya.

Saat salah satu remaja beraksi, ketahuan oleh salah seorang karyawan, Dinda. Pelaku memasukan kemeja ke balik baju pelaku. Saat hendak keluar, pelaku berpapasan dengan karyawan toko. Namun, kemudian membelakanginya. Mengetahui itu, Dinda meneriakinya maling.

“Sejumlah pemuda yang ada di toko ikan di depan toka saya, langsung berlari dan menangkap ketiga pelaku ini. Satu lagi berhasil kabur. Karena tertangkap dan dipukuli, akhirnya mengaku jika mengambil baju. Tapi, saat polisi datang, bilang jika tidak ambil baju,” ujarnya, sembari tersenyum.

Ketiga remaja ini pun dibawa ke Mapolres Probolinggo Kota untuk dimintai keterangan. Bersama mereka, polisi juga membawa barang bukti baju yang diambil pelaku.

“Harga bajunya Rp 150 ribu. itu yang baru ini ketemu. Saya sering kehilangan. Jika ditotal setahun ini puluhan baju dengan total kerugian nyaris Rp 20 juta,” katanya.

Namun, Iqbal belum memastikan orang yang mengambil pakaian di tokonya orang yang sama atau bukan. “Karena, memang tidak ada CCTV. Namun, jika bukan yang biasa, tidak mungkin lagaknya santai seperti itu,” katanya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Jamal mengaku masih akan melakukan gelar perkara kasus ini. “Ini masih digelar. Ada tiga yang diamankan. Satu berhasil kabur. Identitasnya masih belum. Tapi, infonya warga Kabupaten Probolinggo dan sudah dewasa semuanya,” jelasnya. (rpd/rud)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/