alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Bekuk Komplotan Maling Motor di Perbatasan Probolinggo-Lumajang

MAYANGAN, Radar Bromo- Komplotan maling yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, dibekuk. Rabu (8/6) dini hari, ada dua maling yang diamankan. Namun, sejauh ini kepolisian belum bersedia mengungkap identitas mereka. Alasannya, masih dalam pengembangan.

Dua garong motor ini ditangkap di perbatasan Desa Wonoasri, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo dengan Kabupaten Lumajang, sekitar pukul 02.00. Usai dibekuk, keduanya langsung dibawa Anggota Satreskrim Polres Probolinggo Kota ke sejumlah lokasi.

Salah satunya ke Perumahan Taman Erlinda di Jalan Porong, Kelurahan Sumberwetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Sekitar pukul 05.00, mereka diminta menunjukkan lokasi di mana saja mereka menggarong.

Sumber Jawa Pos Radar Bromo mengatakan, bersama mereka polisi juga mengamankan tiga barang bukti motor berbagai jenis. Ada motor jenis matik, motor jenis bebek, dan motor sport. Semuanya diangkut menggunakan mobil bak terbuka bernopol N 8307 NZ.

Kepada penyidik, Selasa (7/8) malam, dua maling ini mengaku mencuri empat motor. Salah satunya di Apotek Wijaya Farma. Berupa Honda Beat. Lokasinya tidak jauh dari Perumahan Taman Erlinda.

“Olah TKP di Perumahan dan Apotek berlangsung selama 30 menit. Sekitar pukul 05.30, dibawa ke mapolres,” ujar warga yang meminta namanya tidak dikorankan ini.

Dua maling ini merupakan komplotan. Selain mereka, masih ada pelaku lain yang kerap beraksi bersama-sama. Dalam pengakuannya saat olah TKP, menyebut juga sempat mencuri enam motor di wilayah Kecamatan Mayangan.

Bahkan, mereka juga yang telah mencuri motor di parkiran salah satu diler motor di Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo. Dari lokasi ini, ada dua motor yang mereka embat.

“Petugas meminta lokasi mereka ambil motor dan minta nomor handphone pemilik apotek. Selasa malam, dia mencuri empat motor dan di Mayangan sebanyak enam motor. Cuma 30 menit di perumahan,” ujar warga.

Adanya penangkapan maling ini dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Jamal. Dua komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) itu dibekuk di perbatasan Probolinggo-Lumajang.

Komplotan ini merupakan residivis dan telah mencuri di sejumlah lokasi. Termasuk dua motor yang di diler motor di Jalan Soekarno Hatta, beberapa waktu lalu.

“Kami masih melakukan pengembangan. Jadi, belum bisa menjelaskan secara detail. Kalau pengakuan dari pelaku, ada lebih dari 10 motor. Kami juga masih memburu teman mereka lainnya,” ujar perwira dengan tiga setrip ini. (riz/rud)

 

 

MAYANGAN, Radar Bromo- Komplotan maling yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, dibekuk. Rabu (8/6) dini hari, ada dua maling yang diamankan. Namun, sejauh ini kepolisian belum bersedia mengungkap identitas mereka. Alasannya, masih dalam pengembangan.

Dua garong motor ini ditangkap di perbatasan Desa Wonoasri, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo dengan Kabupaten Lumajang, sekitar pukul 02.00. Usai dibekuk, keduanya langsung dibawa Anggota Satreskrim Polres Probolinggo Kota ke sejumlah lokasi.

Salah satunya ke Perumahan Taman Erlinda di Jalan Porong, Kelurahan Sumberwetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Sekitar pukul 05.00, mereka diminta menunjukkan lokasi di mana saja mereka menggarong.

Sumber Jawa Pos Radar Bromo mengatakan, bersama mereka polisi juga mengamankan tiga barang bukti motor berbagai jenis. Ada motor jenis matik, motor jenis bebek, dan motor sport. Semuanya diangkut menggunakan mobil bak terbuka bernopol N 8307 NZ.

Kepada penyidik, Selasa (7/8) malam, dua maling ini mengaku mencuri empat motor. Salah satunya di Apotek Wijaya Farma. Berupa Honda Beat. Lokasinya tidak jauh dari Perumahan Taman Erlinda.

“Olah TKP di Perumahan dan Apotek berlangsung selama 30 menit. Sekitar pukul 05.30, dibawa ke mapolres,” ujar warga yang meminta namanya tidak dikorankan ini.

Dua maling ini merupakan komplotan. Selain mereka, masih ada pelaku lain yang kerap beraksi bersama-sama. Dalam pengakuannya saat olah TKP, menyebut juga sempat mencuri enam motor di wilayah Kecamatan Mayangan.

Bahkan, mereka juga yang telah mencuri motor di parkiran salah satu diler motor di Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo. Dari lokasi ini, ada dua motor yang mereka embat.

“Petugas meminta lokasi mereka ambil motor dan minta nomor handphone pemilik apotek. Selasa malam, dia mencuri empat motor dan di Mayangan sebanyak enam motor. Cuma 30 menit di perumahan,” ujar warga.

Adanya penangkapan maling ini dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Jamal. Dua komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) itu dibekuk di perbatasan Probolinggo-Lumajang.

Komplotan ini merupakan residivis dan telah mencuri di sejumlah lokasi. Termasuk dua motor yang di diler motor di Jalan Soekarno Hatta, beberapa waktu lalu.

“Kami masih melakukan pengembangan. Jadi, belum bisa menjelaskan secara detail. Kalau pengakuan dari pelaku, ada lebih dari 10 motor. Kami juga masih memburu teman mereka lainnya,” ujar perwira dengan tiga setrip ini. (riz/rud)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/