alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Kurir-Pengedar Sabu-Sabu Dibekuk, Asalnya Wonorejo dan Kraton

BANGIL, Radar Bromo – Mulyono, 48, warga Kluwut, Kecamatan Wonorejo, harus menghabiskan hari-harinya di balik jeruji penjara. Dia diringkus karena membawa narkoba jenis sabu-sabu. Mulyono tidak sendirian.

Dia dijebloskan ke penjara bersama rekannya, Hoirul, 40, warga Gambir Kuning, Kecamatan Kraton. Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi menyatakan, tersangka ditangkap pada Rabu petang (26/2).

Petugas mengamankan Mulyono lebih dulu di teras rumahnya di Wonorejo. Petugas memperoleh informasi bahwa tersangka yang bekerja sebagai instalator listrik itu kerap mengonsumsi narkoba. ”Setelah itu, kami melakukan pengembangan,” bebernya.

Petugas lalu mengejar Hoirul. Sebab, dia diduga menjadi perantara yang mengantar sabu-sabu kepada Mulyono. Dari penangkapan itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Ada sabu-sabu seberat 0,37 gram. Petugas juga mengamankan handphone milik kedua tersangka. Bersama barang bukti, petugas menggelandang keduanya ke Mapolres Pasuruan diinterogasi.

Mulyono dan Hoirul diduga menjadi kurir narkoba untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih-lebih, Hoirul yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

Secara terpisah, Polres Pasuruan Kota menangkap Saifudin, 34, warga Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok. Dia juga ditangkap karena memiliki sabu-sabu. Penangkapan pria yang tidak tamat sekolah dasar (SD) tersebut dilakukan Kamis (3/2). Saifudin dibekuk saat berada di sekitar Kelurahan/Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, tanpa perlawanan.

Kasi Humas Polres Pasuruan Kota AKP Komarudin Arif mengatakan, Saifudin kedapatan membawa sabu-sabu dalam bungkusan plastik. Beratnya 5,10 gram. Dia langsung dibawa ke mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut. (one/sid/far)

BANGIL, Radar Bromo – Mulyono, 48, warga Kluwut, Kecamatan Wonorejo, harus menghabiskan hari-harinya di balik jeruji penjara. Dia diringkus karena membawa narkoba jenis sabu-sabu. Mulyono tidak sendirian.

Dia dijebloskan ke penjara bersama rekannya, Hoirul, 40, warga Gambir Kuning, Kecamatan Kraton. Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi menyatakan, tersangka ditangkap pada Rabu petang (26/2).

Petugas mengamankan Mulyono lebih dulu di teras rumahnya di Wonorejo. Petugas memperoleh informasi bahwa tersangka yang bekerja sebagai instalator listrik itu kerap mengonsumsi narkoba. ”Setelah itu, kami melakukan pengembangan,” bebernya.

Petugas lalu mengejar Hoirul. Sebab, dia diduga menjadi perantara yang mengantar sabu-sabu kepada Mulyono. Dari penangkapan itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Ada sabu-sabu seberat 0,37 gram. Petugas juga mengamankan handphone milik kedua tersangka. Bersama barang bukti, petugas menggelandang keduanya ke Mapolres Pasuruan diinterogasi.

Mulyono dan Hoirul diduga menjadi kurir narkoba untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih-lebih, Hoirul yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

Secara terpisah, Polres Pasuruan Kota menangkap Saifudin, 34, warga Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok. Dia juga ditangkap karena memiliki sabu-sabu. Penangkapan pria yang tidak tamat sekolah dasar (SD) tersebut dilakukan Kamis (3/2). Saifudin dibekuk saat berada di sekitar Kelurahan/Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, tanpa perlawanan.

Kasi Humas Polres Pasuruan Kota AKP Komarudin Arif mengatakan, Saifudin kedapatan membawa sabu-sabu dalam bungkusan plastik. Beratnya 5,10 gram. Dia langsung dibawa ke mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut. (one/sid/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/