alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Warung Nasi di Pasar Maron Disatroni Maling, Duit-Rokok Raib

MARON, Radar Bromo – Pagi yang biasanya disambut dengan semangat oleh Aman Jaya, 45, justru disambut pilu. Ini lantaran warung nasi jagung di Pasar Maron, disatroni maling, Senin (8/2). Maling membobol warung nasi milik warga Dusun kemuning, Desa Brabe, Kecamatan Maron, tersebut, dengan masuk melalui atap.

Maling membawa beberapa barang di dalam warungnya. Menurut Muhammad Zainullah, 28, menantu korban mengatakan, kejadian pencurian di warung mertuanya tersebut diketahui sekitar pukul 05.00. Saat itu, dia bersama mertuanya hendak membuka warung untuk mulai berjualan.

“Saat membuka warung, saya kaget mendapati rokok-rokok yang ada di etalase, sudah tidak ada. Kemudian saat masuk lebih dalam ke warung, saya menemukan atap warung terbuka gentingnya. Untuk memastikannya lagi saya ke belakang. Di sana 2 tabung elpiji ukuran 3 kilogram juga sudah hilang,” ujarnya, Senin (8/2).

Zainullah mengatakan, pencurian yang terjadi di warungnya itu tidak hanya menyebabkan beberapa barang-barang dan dagangannya hilang. Namun uang sejumlah Rp 570 ribu yang ditaruhnya di etalase, juga hilang.

Ia mengungkap tidak tahu pasti kapan kejadian tersebut terjadi. Yang jelas, pelaku pencurian di warungnya masuk melalui atap rumah. “Mulai dari dinding luar belakang warung, dinding dekat etalase, sampai di dinding dapur itu penuh dengan bekas pijakan kaki. Pelaku kemungkinan beraksi dari belakang, melewati sawah kemudian naik dinding belakang, dan masuk melalui dekat etalase. Kemudian keluar dengan membuka dinding dapur,” ujarnya.

Zainullah menduga para pelaku lebih dari dua orang. Ia berkeyakinan lantaran atap yang cukup tinggi dari permukaan tanah itu sangat sulit jika dilewati hanya dengan satu atau dua orang. “Sekitar 3 meter lebih. Jadi saya rasa pelakunya sekitar 3 sampai 4 orang,” ujarnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Maron Iptu Samiran mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari korban. Polsek juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) “Kami telah berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Probolinggo untuk melakukan olah TKP. Untuk kerugiannya sendiri ditaksir sekitar Rp 3 juta rupiah. Itu total dari barang-barang maupun uang yang dibawa oleh pelaku,” ujarnya. (mu/fun)

MARON, Radar Bromo – Pagi yang biasanya disambut dengan semangat oleh Aman Jaya, 45, justru disambut pilu. Ini lantaran warung nasi jagung di Pasar Maron, disatroni maling, Senin (8/2). Maling membobol warung nasi milik warga Dusun kemuning, Desa Brabe, Kecamatan Maron, tersebut, dengan masuk melalui atap.

Maling membawa beberapa barang di dalam warungnya. Menurut Muhammad Zainullah, 28, menantu korban mengatakan, kejadian pencurian di warung mertuanya tersebut diketahui sekitar pukul 05.00. Saat itu, dia bersama mertuanya hendak membuka warung untuk mulai berjualan.

“Saat membuka warung, saya kaget mendapati rokok-rokok yang ada di etalase, sudah tidak ada. Kemudian saat masuk lebih dalam ke warung, saya menemukan atap warung terbuka gentingnya. Untuk memastikannya lagi saya ke belakang. Di sana 2 tabung elpiji ukuran 3 kilogram juga sudah hilang,” ujarnya, Senin (8/2).

Zainullah mengatakan, pencurian yang terjadi di warungnya itu tidak hanya menyebabkan beberapa barang-barang dan dagangannya hilang. Namun uang sejumlah Rp 570 ribu yang ditaruhnya di etalase, juga hilang.

Ia mengungkap tidak tahu pasti kapan kejadian tersebut terjadi. Yang jelas, pelaku pencurian di warungnya masuk melalui atap rumah. “Mulai dari dinding luar belakang warung, dinding dekat etalase, sampai di dinding dapur itu penuh dengan bekas pijakan kaki. Pelaku kemungkinan beraksi dari belakang, melewati sawah kemudian naik dinding belakang, dan masuk melalui dekat etalase. Kemudian keluar dengan membuka dinding dapur,” ujarnya.

Zainullah menduga para pelaku lebih dari dua orang. Ia berkeyakinan lantaran atap yang cukup tinggi dari permukaan tanah itu sangat sulit jika dilewati hanya dengan satu atau dua orang. “Sekitar 3 meter lebih. Jadi saya rasa pelakunya sekitar 3 sampai 4 orang,” ujarnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Maron Iptu Samiran mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari korban. Polsek juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) “Kami telah berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Probolinggo untuk melakukan olah TKP. Untuk kerugiannya sendiri ditaksir sekitar Rp 3 juta rupiah. Itu total dari barang-barang maupun uang yang dibawa oleh pelaku,” ujarnya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/