alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Sembunyi di Bak Mandi, Pengedar SS asal Kejayan Diringkus  

BANGIL, Radar BromoUpaya Choirul Anam, warga Oro-oro Puleh, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan untuk bisa lolos dari sergapan polisi, gagal total. Betapa tidak, lelaki 21 tahun tersebut berhasil ditemukan petugas saat tengah bersembunyi di bak mandi.

Choirul diamankan anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan saat tengah sembunyi di dalam bak mandi rumahnya. Bukan tanpa sebab, ia memilih nyemplung di bak kamar mandi. Itu semua dilakukannya untuk bisa lolos dari penangkapan polisi yang menyergapnya.

Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Domingos Ximenes menguraikan, tersangka ditangkap Kamis sore (14/1). Penangkapan tersebut, bermula dari informasi yang diperoleh petugas. Kalau di rumah yang ada di Oro-oro Pule, dijadikan tempat pesta sabu-sabu.

“Setelah memperoleh informasi itu, kami datang melakukan penyelidikan dan penggerebekan,” ujarnya.

Sebenarnya, bukan hanya Choirul Anam yang diciduk dalam penggerebekan tersebut. Pihak kepolisian juga mengamankan dua rekannya yang terlibat dalam pesta narkoba. Mereka adalah Andi Angsa, 21, warga Desa Ambal-ambil, Kecamatan Kejayan serta Muhammad Al Mahdali, 21, warga Oro-oro Puleh, Kecamatan Kejayan.“Kedua tersangka sempat lari. Tapi berhasil kami ringkus,” timpalnya.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Selain sabu-sabu seberat 120 gram, petugas juga mengamankan sendok dari sedotan, dua buah handphone, dan beberapa barang bukti lainnya. “Kami juga masih mengejar satu tersangka lain yang masih menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang),” bebernya. (one/mie)

BANGIL, Radar BromoUpaya Choirul Anam, warga Oro-oro Puleh, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan untuk bisa lolos dari sergapan polisi, gagal total. Betapa tidak, lelaki 21 tahun tersebut berhasil ditemukan petugas saat tengah bersembunyi di bak mandi.

Choirul diamankan anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan saat tengah sembunyi di dalam bak mandi rumahnya. Bukan tanpa sebab, ia memilih nyemplung di bak kamar mandi. Itu semua dilakukannya untuk bisa lolos dari penangkapan polisi yang menyergapnya.

Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Domingos Ximenes menguraikan, tersangka ditangkap Kamis sore (14/1). Penangkapan tersebut, bermula dari informasi yang diperoleh petugas. Kalau di rumah yang ada di Oro-oro Pule, dijadikan tempat pesta sabu-sabu.

“Setelah memperoleh informasi itu, kami datang melakukan penyelidikan dan penggerebekan,” ujarnya.

Sebenarnya, bukan hanya Choirul Anam yang diciduk dalam penggerebekan tersebut. Pihak kepolisian juga mengamankan dua rekannya yang terlibat dalam pesta narkoba. Mereka adalah Andi Angsa, 21, warga Desa Ambal-ambil, Kecamatan Kejayan serta Muhammad Al Mahdali, 21, warga Oro-oro Puleh, Kecamatan Kejayan.“Kedua tersangka sempat lari. Tapi berhasil kami ringkus,” timpalnya.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Selain sabu-sabu seberat 120 gram, petugas juga mengamankan sendok dari sedotan, dua buah handphone, dan beberapa barang bukti lainnya. “Kami juga masih mengejar satu tersangka lain yang masih menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang),” bebernya. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/