alexametrics
26 C
Probolinggo
Friday, 20 May 2022

Sembunyi di Gubuk sambil Bawa 78 Gram Sabu, Pria Lamongan Dibekuk

BANGIL, Radar Bromo – Nama Tony sudah lama masuk ke radar informasi Polres Pasuruan. Reserse narkoba mengendusnya sebagai bandit narkotika asal Lamongan yang masuk wilayah Pasuruan. Dia beroperasi di Prigen. Turunlah anak buah Kasatresnarkoba AKP Domingos Ximenes. Jejak Tony terlacak.

Selasa (6/7), Domingos pun mengirim anggotanya untuk memburu Tony. Nama lengkapnya teridentifikasi sebagai Tony Ilyashadi. Alamat target operasi tercatat di Gampang Sejati, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.

”Informasinya, dia ada di Desa Jatirejo, Prigen,” kata Domingos. Anggota segera bergerak ke sana. Nah, rupanya, Tony mengetahui dirinya telah menjadi target operasi petugas. Dia kabur. Mencari tempat persembunyian yang aman dari kejaran polisi. Lelaki 41 tahun itu kemudian menjauhi perkampungan. Ngumpet di sebuah gubuk. Pikirnya sudah lolos.

Tapi, polisi tak kehilangan akal. Informasi tentang pelarian Tony juga masuk ke petugas. Termasuk, gubuk tempatnya sembunyi. Target dikepung. Gubuk digerebek. Tersangka akhirnya tidak bisa kabur. Tertangkap.

Petugas menemukan 78,51 gram sabu-sabu dari tangan tersangka. Bahkan, di gubuk itu Tony juga membawa timbangan elektrik. Kontak dengan pembeli dan pengedar dilakukan lewat ponsel. Dengan barang bukti tersebut, dia menyerah dengan borgol membelenggu di tangan.

Tony kemudian digiring ke Mapolres Pasuruan untuk diinterogasi. Di hadapan petugas, dia mengaku sebenarnya bekerja sebagai sopir. Lelaki itu berdalih dapat sabu-sabu dari seorang bos. Namanya tidak disebutkan. Dia lantas menjualnya kepada orang lain.

”Kami masih dalami lagi. Dapat dari mana dia barang itu,” tegas Domingos. Tony terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Nama Tony sudah lama masuk ke radar informasi Polres Pasuruan. Reserse narkoba mengendusnya sebagai bandit narkotika asal Lamongan yang masuk wilayah Pasuruan. Dia beroperasi di Prigen. Turunlah anak buah Kasatresnarkoba AKP Domingos Ximenes. Jejak Tony terlacak.

Selasa (6/7), Domingos pun mengirim anggotanya untuk memburu Tony. Nama lengkapnya teridentifikasi sebagai Tony Ilyashadi. Alamat target operasi tercatat di Gampang Sejati, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.

”Informasinya, dia ada di Desa Jatirejo, Prigen,” kata Domingos. Anggota segera bergerak ke sana. Nah, rupanya, Tony mengetahui dirinya telah menjadi target operasi petugas. Dia kabur. Mencari tempat persembunyian yang aman dari kejaran polisi. Lelaki 41 tahun itu kemudian menjauhi perkampungan. Ngumpet di sebuah gubuk. Pikirnya sudah lolos.

Tapi, polisi tak kehilangan akal. Informasi tentang pelarian Tony juga masuk ke petugas. Termasuk, gubuk tempatnya sembunyi. Target dikepung. Gubuk digerebek. Tersangka akhirnya tidak bisa kabur. Tertangkap.

Petugas menemukan 78,51 gram sabu-sabu dari tangan tersangka. Bahkan, di gubuk itu Tony juga membawa timbangan elektrik. Kontak dengan pembeli dan pengedar dilakukan lewat ponsel. Dengan barang bukti tersebut, dia menyerah dengan borgol membelenggu di tangan.

Tony kemudian digiring ke Mapolres Pasuruan untuk diinterogasi. Di hadapan petugas, dia mengaku sebenarnya bekerja sebagai sopir. Lelaki itu berdalih dapat sabu-sabu dari seorang bos. Namanya tidak disebutkan. Dia lantas menjualnya kepada orang lain.

”Kami masih dalami lagi. Dapat dari mana dia barang itu,” tegas Domingos. Tony terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/