Bertugas Mengawasi saat Pencurian Motor, Arek Ampelsari Pasrepan Dibui

BANGIL, Radar Bromo – Misbahul Munir, kini harus melewati hari-harinya dari balik jeruji penjara. Pemuda 20 tahun asal Dusun Pusung, Desa Ampelsari, Kecamatan Pasrepan, itu ditangkap polisi setelah terlibat dalam aksi pencurian.

Munir ditangkap anggota Jatanras Satreskrim Polres Pasuruan, Kamis (26/3) sore. Ketika itu, tersangka tengah nongkrong di sebuah warung yang ada di Desa/Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Pasuruan Iptu Maryana mengungkapkan, aksi pencurian itu berlangsung Sabtu, 30 Juli 2016. Korbannya Durrotus Shofiyah, 24, warga Kurung, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

Tersangka tidak sendirian beraksi. Ia melancarkan aksinya tersebut bersama Arifin, yang ditangkap duluan. “Mereka berbagi peran, tersangka A (Arifin, Red) berperan sebagai eksekutor. Sementara MM (Misbahul Munir, Red), bertugas mengawasi situasi,” beber Maryana saat mendampingi Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda.

Maryana menambahkan, kedua tersangka menjalankan aksinya dengan terlebih dahulu patroli mencari mangsa. Mereka menggunakan motor Vega ZR secara berboncengan. Hingga sampai di depan rumah korban.

Di situlah, keduanya kemudian melancarkan aksi jahatnya. Tersangka Arifin memasuki halaman rumah korban dengan cara merusak pagar. Selanjutnya, tersangka mengambil motor korban, yang saat itu terparkir di halaman rumah korban.

Motor Ninja RR 150 nopol N 4007 TJ itu kemudian digondol kedua tersangka. “Tersangka merusak kunci kontak motor dengan menggunakan kunci T. Selanjutnya, keduanya kabur,” sambungnya.

Aksi itu dilangsungkan sekitar pukul 03.00. Korban baru mengetahuinya pagi hari kemudian. Akibat kehilangan motornya itu, korban memilih lapor ke polisi.

Dari laporan itulah, petugas kemudian melakukan penelusuran. Hingga akhirnya, tersangka berhasil ditangkap. “Tersangka MM (Misbahul Munir, Red) kami tangkap saat nongkrong di sebuah warung atau kafe di Nongkojajar,” terangnya.

Karena ulahnya itu, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancamannya, 7 tahun penjara. (one/mie)